Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ribuan PNS Kab.Bandung Berkomitmen Tidak Merokok

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10132.jpg

    BANDUNGKAB-Sedikitnya 1.000 lebih Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kabupaten Bandung  mengikuti kegiatan Pembubuhan Cap Tanda Tangan Komitmen Tidak Merokok di lapangan Upakarti Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Soreang, Jum’at, (14/11).  
     
    Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung tersebut, diikuti pula oleh Bupati Bandung H.Dadang Mochamad Naser, SH, S.Ip, Sekretaris Daerah, Ir.H.Sofian Nataprawira, MP, Ketua FKBS (Forum Kabupaten Bandung Sehat), Hj.Kurnia Agustina Dadang M.Naser serta seluruh unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
     
    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, dr.Achmad Kustijadi, M.Epid menjelaskan kegiatan diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Emas Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2014.
     
    Dalam HKN tahun ini, lanjut Achmad, Kementerian Kesehatan RI mengikuti pencapaian rekor MURI secara nasional, yang mengusung tema Komitmen Tidak Merokok Dengan Cap Telapak Tangan oleh partisipan atau peserta terbanyak secara serentak dilaksanakan di seluruh indonesia mulai tanggal 10 hingga 16 Nopember 2014.
     
     “Harapan Kami selaku penyelenggara pencapaian MURI di Kabupaten Bandung yang menargetkan 1.000 partisipan tidak merokok ini, bisa menjadi Kabupaten yang pesertanya paling banyak di seluruh Indonesia”, harap Achmad Kustijadi
     
    Achmad menilai kegiatan tersebut merupakan moment himbauan dan ajakan kepada semua yang sehat untuk tidak merokok dengan komitment membubuhkan cap tangan. “Melalui kegiatan ini Kami berharap jumlah perokok atau pun orang yang memiliki penyakit akibat merokok di Kabupaten Bandung diharapkan dapat menurun”, ungkap Dedi, begitu Ia akrab disapa.
     
    Dedi menambahkan berdasarkan penelitian ilmiah, merokok dapat menyebabkan diantaranya jantung dan paru-paru. Rokok juga dapat memperberat penyakit yang sudah dimiliki seseorang. “Bisa mengarah menjadi jantung koroner ataupun kangker paru-paru”, ucapnya.
     
    Berdasarkan hasil survei tidak merokok di dalam rumah, Dinas Kesehatan menemukan 43% warga masyarakat Kabupaten Bandung tidak merokok, sementara 57% masih merokok, “Diantaranya adalah lelaki dewasa dan remaja serta anak-anak, namun anak-anak proporsinya tidak begitu banyak”, jelasnya.
     
    Larangan merokok bagi PNS di lingkungan kerja, menurut Bupati Dadang Naser sebenarnya sudah beberapa tahun lalu diberlakukan. Seluruh PNS Kabupaten Bandung tidak boleh merokok di ruangan kerjanya atau merokok sembarangan. “Dan Saya melarang ada asbak di ruangan, kalau mau merokok harus di luar ruangan, apalagi jika ruangannya ber-AC, itu sangat berbahaya sekali untuk kesehatan”, ujar Dadang Naser.
     
    Sementara untuk larangan merokok di lingkungan masyarakat, Dadang Naser meminta bantuan pihak kecamatan dan desa untuk ikut mengkampanyekan tidak merokok di dalam rumah. Dia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk meningkatkan derajat kesehatannya melalui upaya tidak merokok.
     
    “Sangsi memang belum ada, namun diharapkan kesadaran para perokok untuk tidak menganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat lainnya. Misalnya jika dalam kendaraan umum, perokok mesti sadar dan tahu etika karena ada penumpang lain yang akan merasa terganggu, bahkan mereka bisa menjadi perokok pasif yang malah kan lebih berbahaya untuk kesehatannya”, tuturnya.
     
    Bagi lingkungan remaja yang menganggap kalau tidak merokok itu tidak gaya, menurut Bupati Dadang Naser itu salah.”Bagi anak muda, jangan takut dianggap tidak gaul dan gaya jika tidak merokok, justru tidak merokok itu bagi Saya juga gaya, karena kita gaya akan hidup sehat”, pungkasnya pula.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus