Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Persoalan Sampah Bukan Hanya PR Pemerintah

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10180.jpg

    BANDUNGKAB-Persoalan sampah, bagi warga Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang bukan hanya tugas dan PR (pekerjaan rumah) pemerintah saja, namun menjadi tanggungjawab bersama. Dibutuhkan kebersamaan antara pemerintah, masyarakat dan pihak swasta dalam penanganannya.
     
    Adalah Ny.Nining, salah seorang kader PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) di Desa Jatiendah, begitu antusias dan semangat mengajak warga sekitarnya agar dapat memanfaatkan sampah menjadi berdaya guna. Alhasil, berkat kerjasama warga, akademisi, praktisi, pengusaha serta pemerintah daerah, kini di wilayahnya terbentuk GPSS (Gerakan Peduli Sampah Sabilulungan).
     
    GPSS merupakan salah satu kegiatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan cara yang sangat sederhana. Berbagai metode pengelolaan sampah dilakukan diantaranya, pembuatan kompos organik, pemilahan sampah, pemanfaatan lahan pekarangan dengan dengan media sampah, serta mendaur ulang sampah hingga bisa menghasilkan sesuatu yang bemanfaat dan berdampak ekonomis bagi masyarakat.
     
    “Seperti memanfaatkan plastik keresek menjadi BBM. Untuk 1 kg keresek kurang lebih dapat menghasilkan 1 liter premium. Upaya ini sedikitnya bisa membantu Kami mengimbangi kenaikan BBM bersubsidi yang terjadi beberapa hari lalu lalu”, ungkap Nining saat menyampaikan ekspose kegiatan PKK Jatiendah, pada Acara Penerimaan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Lomba 10 Pokok Program PKK dan 5 Lomba Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2014, yang berlangsung di halaman Kantor Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang, Rabu (19/11/2014).
     
    Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Ir.H.Sofian Nataprawira, MP, Ketua Tim Penggerak PKK, Hj.Kurnia Agustina Dadang M.Naser serta Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bandung, Dra.Hj.Eros Roswita, M.Si.
     
    Nining berharap segala langkah dan upaya yang ditempuh warga Jatiendah ini, setidaknya bisa mengurangi persoalan sampah yang sampai saat ini masih menjadi isue sentral seluruh pemerintah daerah termasuk Pemkab Bandung. “Intinya adalah kesadaran dan kedisiplinan warga. Tidak membuang sampah sembarangan. Jika sudah tertanam baik pada warga, sampah bukan menjadi masalah dan musibah lagi, namun menjadi berkah”, imbuhnya.
     
    Dijelaskan Nining, seluruh kegiatannya berintegrasi dengan program OPD (Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Bandung). Kegiatan tersebut diantaranya, rutin menggelar sosialisasi UU Perlindungan Anak dan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), mengadakan pelatihan keterampilan pemanfaatan limbah rumah tangga, pelatihan kewirausahaan, pembinaan kegiatan Lansia, pembentukan WPA (Warga Peduli Aids) serta menggelar sosialisasi tentang arsip kependudukan.
     
    Ketua Tim Monev Jabar, Tri Wigatiningrum mengatakan kegiatan lomba digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan BBGRM (Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat) Tahun 2014. “Desa Jatiendah masuk nominasi lomba tingkat Jabar untuk diseleksi menjadi wakil Jabar di tingkat nasional”, ucap Tri Wigatiningrum.
     
    Penilaian mencakup aspek tertib administrasi, upaya pencegahan KDRT, UP2K (Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga, pemanfaatan TOGA (tanaman Obat Keluarga) serta penataan halaman asri dan nyaman.
     
    “Dari seluruh kriteria penilaian, desa Jatiendah telah banyak melakukan kegiatan-kegiatan yang menyentuh pada kepentingan dan kesejahteraan keluarga. Lomba hanya sekedar untuk memacu dan memotivasi saja. Yang paling penting adalah semua kegiatan yang ada di desa Jatiendah sekarang, berdampak dan berdaya guna bagi warganya”, tukas Tri Wigatiningrum.
     
    Di hari yang sama, Desa Mandalawangi Kecamatan Nagreg mendapat kunjungan Tim Rechecking P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2014. Kegiatan tersebut secara langsung diterima oleh Kurnia Agustina Dadang M.Naser didampingi unsur jajaran BKBPP (Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan) di Aula Kantor Desa Mandalawangi.  

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus