Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Harga Cabe Rawit Tembus Rp 100.000/Kg

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10263.jpg

    CIMAHI-Harga cabe rawit merah di sejumlah pasar tradisional di Wilayah Kota Cimahi dan Kecamatan Bandung Kulon, Kota Cimahi hampir setiap hari mengalami kenaikan. Kebutuhan pokok untuk membuat sambel dan sayur tersebut, harganya,

    Senin (1/12) menembus angka Rp 100.000 per kilogram. “Kemarin (Minggu,30/11, Red), saya membeli Rp 80.000 satu kilo, hari ini naik jadi Rp 100.000 per kilogram,” kata Retno, pemilik warung nasi tegal di Jalan Jenderal Amir Machmud, Kota Cimahi kepada jabarprov.go,id, Senin (1/12).

    Retno menjelaskan, hampir setiap hari dirinya membeli cabe rawit di Pasar Cimindi, Kota Cimahi untuk memenuhi kebutuhan warung nasinya. Cabe rawit bagi warteg Retno merupakan kebutuhan pokok yang harus ada setiap hari untuk membuat sambel, semur jengkol, oreg tempe dan aneka masakan lainnya.
    “Hampir setiap orang yang makan di warung saya, selalu pakai sambel. Kalau harga cabe rawit naik terus, repot juga,” katanya.

    Berdasarkan pantauan jabarprov.go.id, Senin (1/12), kenaikkan harga cabe rawit bukan hanya di Pasar Cimindi,

    melainkan juga di sejumlah pasar lainnya di Kota Cimahi, yaitu di Parar Rusunawa Melong Asih, Pasar Atas, Pasar Antri, dan Pasar Cigugur Tengah, Kenaikkan harga cabe rawit juga terjadi di Pasar Cijerah,  Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.

    Kenaikkan harga cabe rawit atau biasa disebut cabe domba, juga sangat merepotkan ibu-ibu rumah tangga dalam mengatur uang belanja. Untuk menyiasatinya, mereka terpaksa mengurangi jumlah pembelian dan mengurangi porsi cabe dalam membuat sambel uleknya.

    Menurut Warni, pedagang cabe rawit di Pasar Cimindi kenaikkan harga cabe rawit dipicu karena stok barangnya semakin menipis akibat cuaca dan dampak dari kenaikkan harga bahan bakar minyak. (enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus