Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hari Kedua Di Thailand, MB Gita Pakuan Adu Skill Pada Street Parade

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10302.jpg

    Buriram -- Marching Band Gita Pakuan Pemprov Jawa Barat (MB GP) akan beradu skill dan penampilan di hari kedua Thailand World Music Championship. Beserta delapan peserta lainnya, MB GP dijadwalkan akan berparade di jalanan sekitar i-Mobile Thunder Castle Buriram Thailand, Jumat (5/12) sore. 

    Menurut Wakil Koordinator Pelatih MB Gita Pakuan Benny Prasetyo, untuk parade kali ini MB GP akan menampilkan lagu-lagu perjuangan. 

    Tiga Besar
    Sementara itu, hasil babak kualifikasi MB GP berhasil masuk tiga besar pada Open Division berhasil mengungguli empat marching band lain, termasuk Korps Putri Tarakanita Jakarta.

    Direktur MB Gita Pakuan Pemprov Jabar Bambang Ganefa mengatakan, tim masih bisa menyodok sebagai juara Open Class Division TWMC 2014. Untuk menyabet juara Open Class Division, Gita Pakuan harus meraih minimal 7 poin.

    "Hasil ini belum final, masih bisa nyodok. Ada selisih enam poin sehingga untuk juara harus nambah minimal tujuh poin. Atau setidaknya nambah empat poin untuk jadi runner up," katanya di A Nice Resort, 91 M.9 Chumhed, A. Muang, Buriram, Thailand.

    Menurut Bambang, raihan poin Gita Pakuan terkendala faktor nonteknis, diantaranya perlengkapan, ada mic yang tidak berfungsi, tali pada silofon putus sehingga berpengaruh pada penampilan. Kemudian front drop untuk menutupi sebagian performa tidak bisa dibawa, tertahan di Bandara Soekarno Hatta.

    "Mau digimana-mana juga, musikalitas berat kalau peralatan seadanya. Makanya sekarang kita lakukan pengecekan ulang. Terus ada head drum yang jebol, nah kita beli. Front drop dibikin dari paralon. Mudah-mudahan bisa mendongkrak poin," ujarnya.

    Bambang menuturkan, secara umum penampilan anak asuhnya memiliki peningkatan. Pasalnya, pada saat menjuarai Hamengkubuwono Cup dan Bandung Marching Band Competition (BMBC), perolehan poin Gita Pakuan dibawah 73.

    "Sekarang naik hampir dua poin. Alhamdulillah ada peningkatan. Memang kemarin ada pengaruh juga dari audiens. Anak-anak baru pertama kali tampil di luar negeri. Ditambah ada perubahan jadwal yang berpengaruh pada fisik," kata Bambang.

    Ketua Rombongan MB GP Azis Zulficar Aly menyatakan rasa syukur atas hasil yang diperoleh MB GP ini. " Alhamdulillah  Gita Pakuan bisa masuk tiga besar dan berharap di parade nanti kita bisa lebih baik lagi untuk memperbaiki peringkat di Thailand  World Music Championship. Meskipun secara alat tim lain lebih baik dari kita, tapi semangat juang pelatih, pemain, dan official yang tak kenal lelah untuk berlatih dan menampilkan yang terbaik , baik di Bandung maupun pada waktu luang di Thailand," ujarnya. 

    Azis juga berjanji akan melakukan  evaluasi, terutama karena ini adalah kali pertama berlaga di luar negeri. "Ini adalah pengalaman  berharga. Event ini jadi tolak ukur bahwa GP MB diperhitungkan di kancah internasional," katanya. 

    Kendala keterbatasan personil, diakui Azis, menjadi catatan. "Solusinya tahun depan  kita coba perbaiki semua hal termasuk penambahan personil dan peralatan," ungkapnya. 

    Dari perolehan poin sementara, Indonesia yang diwakili empat tim yakni Gita Pakuan Pemprov Jabar, Gita Surosowan Banten, Korps Putri Tarakanita, dan Jember MB, hanya meloloskan Gita Surosowan untuk berlaga di World Class Division.

    Di final, Gita Surosowan yang didampingi langsung oleh Gubernur Banten Rano Karno akan berkompetisi dengan juara tahun lalu North Eastern Technological College.

    Sementara Gita Pakuan akan bertanding dengan Jember MB, Korps Putri Tarakanita, BKY Drum & Bugle Corps, Satreesiriket Marching Band, Srisaket Withayalai Marching Band, dan Khammuang School Marching Band. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus