Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ponpes Khas Kempek Cirebon Gelar Pergamanas I

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10537.jpg

    KAB.CIREBON - Ribuan anggota Penggalang Pramuka di lingkungan pendidikan Nahdhatul Ulama dari seluruh Nusantara mengikuti kegiatan Perkemahan Regu Penggalang Ma’arif NU Nasional atau Pergamanas di Pondok Pesantren Khas Kempek Kabupaten Cirebon. Acara ini dibuka langsung oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saefuddin, Kamis (8/1).

    Pergamanas ini merupakan pertama kalinya digelar dan bertujuan untuk membentuk kepribadian generasi muda yang berkarakter, serta memiliki pengendalian diri dan kecakapan hidup yang sesuai dengan tuntutan hidup yang bersifat global.

    Menurut Lukman Hakim Saefuddin, Pramuka memiliki sejarah panjang di Nusantara dalam mengembangkan nilai-nilai positif kepada remaja, di tengah pengaruh asing yang masuk mempengaruhi generasi bangsa. Dan NU dengan basis pesantrennya mempunyai pengaruh besar dalam menanamkan nilai-nilai positif tersebut kepada generasi muda saat ini.

    “Memang pramuka adalah gerakan yang memang memiliki sejarah panjang, yang menanamkan nilai-nilai khususnya kepada generasi remaja, generasi muda kita tentang nilai-nilai kebajikan, nilai-nilai positif yang sekarang ini di tengah era globalisasi semakin penting, karena banyaknya nilai-nilai asing yang masuk kepada masyarakat kita khususnya para pemuda kita”, ungkap Lukman kepada Wartawan usai acara pembukaan.

    Sementara itu, usai pembukaan yang turut dihadiri Menteri Pemuda & Olahraga RI, Kepala Dinas Pemuda & Olahraga Jawa Barat, Bupati Kab. Cirebon, Ketua PBNU Pusat, Ketua Pengurus Besar Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU, serta pata Kiyai & Pengurus Ponpes Khas Kempek Cirebon ini, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan kebanggaannya bahwa Cirebon dijadikan sebagai lokasi penyelenggaraan Pergamanas pertama, yang melibatkan peserta dari seluruh Nusantara. Menurutnya hal ini dapat menjadi spirit yang terus tumbuh dalam diri pemuda, karena dalam kegiatan ini tidak hanya keterampilan, namun ditanamkan pula nilai-nilai nasionalisme dan keagamaan.

    “Ini yang pertama dan kita harapkan dapat menjadi spirit yang tumbuh terus. Karena bukan hanya keterampilan dan wawasan, tapi juga ada akhlak, ada nasionalism yang tumbuh selain masalah agama”, kata Wagub usai acara.

    Kegiatan ini diikuti 3.980 peserta Regu Penggalang Pramuka yang berasal dari 24 provinsi. Mereka akan mengikuti berbagai macam kegiatan, seperti: outbond dan tradisi ke-NU-an, diantaranya: ziarah kubur dan Olimpiade Pengetahuan tentang Al-Quran dan Sunnah Rasulullah Muhammad SAW.

    Pada kesempatan ini, diberikan pula penghargaan kepada para Tokoh NU yang telah berjasa dalam mengembangkan LP Ma’arif. Salah satu diantara penerima penghargaan, yaitu Ketua PBNU Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj. Selain itu, diberikan pula bantuan dana untuk pembangunan madrasah dan pondok pesantren dari Kementerian Agama RI, serta beasiswa pendidikan untuk siswa LP Ma’arif dari Solaria.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus