Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jokowi: MEA 2015, Indonesia Paling Ditakuti

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10550.jpg

    BANDUNG-Dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XV HIPMI 2015 di Trans Convention Center, The Trans Luxury Hotel, Bandung, pada Senin (12/1), Presiden RI Joko Widodo mengatakan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Indonesia merupaka negara yang paling ditakuti di Asean. Hal ini karena Indonesia mempunya potensi besar dalam ekonomi, salah satunya jumlah pengusaha yang besar.

    Jokowi mengatakan, Indonesia terutama para pengusaha jangan takut dengan adanya MEA, karena negara Asean lain pun "grogi" atau takut dengan penerapan MEA tahun ini. Dan negara yang paling ditakuti dalam menghadapi MEA tersebut adalah Indonesia. "Indonesia adalah negara yang paling ditakuti. Yang mereka takutkan adalah pengusaha-pengusaha Indonesia menyerbu negara-negara Asean", ungkap Jokowi dalam sambutannya dihadapaan sekitar 2000 peserta Munas.

    Indonesia memiliki potensi yaitu jumlah penduduk yang besar, yang mencapai 250 juta orang. Selain itu, jumlah pengusahanya banyak, bila dibanding dengan jumlah pengusaha negara-negara Asean lainnya.

    Menurut Jokowi, para pengusaha muda yang menurutnya lebih mengutamakan keberanian dibanding perhitungan diharapkan jangan takut akan MEA, namun yang paling penting adalah kesiapan dalam menghadapinya yang harus dirancang dengan baik.

    Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang turut hadir pada kesempatan ini, mengapresiasi penuh penyelenggaraan Munas HIPMI yang tahun ini digelar di Bandung. Menurutnya Bandung memiliki pengalaman sebagai lokasi musyawarah dan konferensi yang telah mewarnai dinamika nasional dan global.

    Gubernur menambahkan HIPMI merupakan kekuatan besar bagi bangsa sebagai tempat lahirnya pengusaha baru dan handal. "HIPMI adalah kekuatan besar bangsa, sebagai motor lahirnya pengusaha baru dan handal yang bisa bersaing dan memenangkan percaturan global", kata Gubernur dalam sambutannya.

    Untuk itu, melalui momentum Munas HIPMI XV tahun ini diharapkan para pengusaha dapat berperan aktif dan memiliki daya saing, serta dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun bangsa Indonesia yang gemilang.

    Munas HIPMI pertama kali diselenggarakan di Bandung pada 1979 lalu. Dan tahun ini, adalah kali kedua Bandung ditunjuk sebagai tuan rumah untuk munas yang akan berlangsung dari tanggal 11-13 Januari 2015. Selain untuk ajang silaturahmi nasional antarpengusaha, agenda utama Munas yaitu pemilihan Ketua Umum HIPMI untuk tiga tahun mendatang.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus