Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jabar Targetkan Penambahan Wisman 200. 000 Orang Per Tahun

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10563.jpg

    BANDUNG. Pemprov. Jabar mendukung salah satu indikator kemajuan pembangunan sektor pariwisata, khususnya untuk penambahan jumlah wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri .

    Pemerintah Pusat sendiri sudah menargetkan jumlah kunjungan wisatawan luar negeri atau wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2018 sebanyak 20 juta orang.

    Untuk Jabar sendiri telah menetapkan target sebesar 1 juta dengan target per tahun sebanyak 200.000 orang, papar Kadis Parbud Jabar, Nunung Sobari dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (14/1) di Gedung Sate.

    Nunung, lebih lanjut memaparkan untuk Data wisatawan baik dalam maupun luar negeri ada yang diperoleh dari laporan dari Pemkot dan Pemkab  serta dari  airport dan pelabuhan.

    Agar data yang dihasilkan akurat, untuk perbaikan kedepan,  sistem data base wisatawan akan diperbaiki.

    Perbaikan dimaksudkan, agar laporan harus akurat dari. Untuk laporan dari daerah data akurat diharapkan  dapat menjaring  kunjungan wisatawan ke objek wisata.

    Data yang terhimpun, sambung Nunung sampai tahun 2014, jumlah wisatawan nusantara yang masuk ke Jabar mencapau 40 juta dan untuk wisman  mencapai  800.000 orang.

    Wisatawan tersebut mengunjungi  beberapa lokasi unggulan wisata di Jabar di  lima area wisata unggulan antara lain : Kawasan Puncak, Pangandaran, Pelabuhanratu, Cirebon dan Bandung Raya.

    Langkah yang siapkan untuk, karena  warisan budaya ada di daerah langkah yang direalisasikan adalah ber koordinasi dengan Kabupaten/Kota. Kerjasama juga dengan dilakukan dengan perusahaan industri pariwisata.

    Di lokasi wisata, ujar Nunung  even diperbanyak terutama di lokasi yang menjadi destinasi wisata.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus