Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tarif Angkutan Turun Dapat Tekan Inflasi

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10623.jpg

    BANDUNG-Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Barat, Ferry Sofyan menyatakan, jika tariff angkutan umum turun, maka inflasi dapat ditekan. Oleh karena itu, pihaknya berharap tariff angkutan umum bisa ikut turun menyusul penurunan harga Bahan Bakar Minyak jenis Premium dan Solar terhitung Senin tanggal 19 Januari 2015 lalu.

    “Tarif angkutan memiliki kontribusi cukup besar terhadap pergerakan inflasi, sekitar 5-10 persen. Oleh karena itu, kami berharap, tariff angkutan umum dapat segera turun,” kata Ferry  kepada wartawan Minggu (18/1), atau sehari sebelum harga BBM turun.

    Menurut Ferry, dalam waktu dekat ini seluruh pelaku jasa transportasi yang tergabung dalam Organda akan diajak berdialog dalam menetapkan tariff setelah penurunan harga BBM. Ferry juga menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Jawa Barat terkait penetapan tariff angkutan umum yang disesuaikan dengan penurunan harga BBM tersebut.

    Berdasarkan pantauan jabarpov.go,id, Selasa (20/1), sopir angkutan kota di sejumlah jurusan di Wilayah Kota Cimahi maupun Kota Bandung, belum menurunkan tariff angkutannya. Angkot jurusan Melong Asih – Elang Kota Bandung, misalnya, masih tetap memberlakukan tariff setelah kenaikan harga BBM, yaitu Rp 3000 untuk penumpang yang naik dari Parapatan Pharmindo sampai Jalan Rajawali depan Rumah Sakit Rajawali. Demikian juga angkutan kota jurusan Cimahi-Leuwipanjang dan Cimahi St Hall, masih menerapkan tarif setelah kenaikkan harga BBM. Jurusan Cimindi- Margaasih juga masih memberlakukan tariff setelah kenaikkan harga BBM, yaitu Rp 4000 untuk penumpang yang naik dari Cimindi sampai ke Blok IV Melong. Padahal sebelum kenaikkan BBM dulu, tarifnya hanya Rp 3000 atau naik Rp 1000 setelah kenaikkan harga BBM. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus