Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Atasi Banjir, Jabar Realisasikan Pembuatan Kolam Retensi

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10678.jpg

    KAB. BANDUNG -- Salah satu solusi guna menghadapi bencana banjir yaitu kolam retensi segera terealisasi di tahun 2015 ini. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) pernah mewacanakan pembangunan kolam retensi tersebut saat meninjau banjir di Kabupaten Bandung bersama Presiden RI Joko Widodo pada akhir tahun 2014. 

    Hal ini diungkapkan Aher saat acara penyerahan bantuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Perbankan kepada masyarakat korban banjir di Kantor Desa Dayeuhkolot, Kamis  (22/01). Aher menambahkan untuk pembebasan lahan di Cieunteung seluas  lima hektar, pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp 150 miliar. Selanjutnya, untuk ganti rugi tersebut menggunakan sistem putus dan ganti untung, yaitu lahan dan bangunan dihargai sesuai dengan harga pasaran.

    “Proses yang kita lakukan itu adalah proses normal. Jadi harga rumahnya dibeli normal, kemudian harga lahannya dibeli normal. Sehingga ketika mendapat uang, uangnya juga normal mencukupi. Bayar lepas. Nah kalau ketika dibayar lepas seperti ini masyarakat juga setuju masyarakat juga mau, nantikan saat mereka mencari kawasan baru, lahan baru untuk perumahan juga cukup uangnya. Ini bukan pembebasan biasa, ini pembebasan normal. Doakan mudah-mudahan tahun ini seluruh pembebasan 5 hektar tanahnya selesai,” terang Aher.

    Aher menegaskan jika pembebasan lahan selesai tahun ini, maka di akhir tahun bisa dilakukan pendalaman dan perluasan kolam sehingga bisa menampung debit air yang cukup banyak. Sedang untuk pembenahan bagian pinggir kolam bisa dianggarkan di tahun 2016.

    ”Kalau ini selesai, berarti di akhir tahun ini sudah bisa dilakukan pengerukan atau didalamkan dan diluaskan. Sehingga nanti bisa menampung air dalam ukuran cukup banyak. Tapi mungkin nanti pinggirannya diselesaikan di anggaran tahun 2016. Jadi nanti bisa mancingnya itu di tahun 2016 kira-kira, kan pinggirannya bisa diberesin-kan. Tapi minimal dibebaskan-gali, dibebaskan-gali, minimal ditahun 2015 seperti itu,” tambah Aher.

    Pada acara dihadiri oleh Bupati Kab. Bandung Dadang M. Naser, UU Rukmana, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jabar Yerry Yanuar tersebut, OJK yang diwakili oleh Dewan Komisioner, Ilya Avianti menyerahkan bantuan total sebesar 625,5 juta rupiah berserta bantuan peralatan sekolah anti banjir, Al Qur’an dan Iqro. Bantuan untuk perbaikan sarana dan prasarana masyarakat pasca banjir tersebut berasal dari dana CSR beberepa bank diantaranya adalah Bank BJB, Mandiri, BRI dan BTN.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus