Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BP3AKB Ajak Ber-KB dengan Bahasa Agama

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10820.jpg

    BANDUNG-Untuk mengajak kaum ibu atau kaum bapak menjadi akseptor keluarga berencana (KB),  tidaklah mudah. Perlu beberapa pendekatan agar mereka mau secara sukarela atau dengan kesadarannya sendiri menjadi akseptor KB.

    “Pendekatan yang kami terapkan untuk mengajak masyarakat ber-KB adalah pendekatan melalui pintu dan bahasa agama, karena tidak sedikit orang yang mau ber-KB setelah mengetahui hukumnya bagaimana,”  kata Kasubdin Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana BP3AKB, Drs.H. Undang Sobandi, MM mewakili Kepala Bidang Pengendalian Kependudukan, Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Keluarga (PKKBKK) BP3AKB Provinsi Jawa Barat, Dra.Hj. Nike Hariani, di Kantor BP3AKB, Jalan Soekarno Hatta Nomor 458 Kota Bandung kepada jabarprov.go.id, Senin (2/2).

    Pendekatan melalui pintu dan bahasa agama tersebut, menurut H. Undang, hasilnya sangat memuaskan. Banyak masyarakat yang menjadi akseptor KB dengan kesadarannya sendiri setelah mendapatkan penjelasan ber-KB dengan bahasa agama.

    “Kita memberikan penjelasan bahwa melaksanakan program KB itu adalah tuntunan, aturan dan harapan. Pertama, penjarangan anak, kedua untuk meringankan keluarga, ketiga untuk memprogramkan yang lebih besar. Akhirnya, masyarakat menyadari betapa pentingnya terjaminnya pendidikan bagi anak-anaknya, terjaminnya kesehatan dan pentingnya pemenuhan kebutuhan dalam memenuhi kesejahteraan. Memiliki dua anak berbeda dengan memiliki 5 anak,” katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus