Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dorong Pendekatan Komprehensif Untuk Penyelesaian Banjir Bandung Selatan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10824.jpg

    BANDUNG. Pihak Komisi IV DPRD Jabar , dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan penggunaan anggaran di pihak mitra kerja, beberapa pekan lalu sudah menggelar raker dengan seluruh OPD yang menjadi mitra kerja Komisi IV DPRD Jabar, termasuk diantaranya Dinas PSDA Jabar.

    Dari pertemuan dengan Dinas PSDA Jabar, untuk tahun ini ada program untuk penyelesaian penanganan banjir di wilayah Bandung selatan. Berkenaan dengan rencana tersebut, pihak Komisi IV DPRD Jabar mendorong agar program tersebut dilaksanakan secara komprehensif, ungkap anggota Komisi IV DPRD Jabar, Yod Mintaraga dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id, Selasa (3/2).

    Yod, lebih lanjut memaparkan diakui untuk menyelesaikan banjir di Bandung Selatan hasil jaring aspirasi kepada masyarakat yang selama ini menjadi korban banjir di Bandung Selatan, yang diharapkan bukan bantuan makanan atau sarana logistic ketika banjir tiba, yang dibutuhkan adalah bantuan untuk menyelesaikan secara tuntas banjir di Bandung Selatan.

    Sejalan dengan harapan tersebut, untuk menyelesaikan banjir di Bandung Selatan, membutuhkan peran dari multi pihak. Diakui, untuk pendanaan sudah dialokasikan baik dari Pemerintah Pusat maupun APBD Provinsi sudah ada, namun program komprehensif juga dibutuhkan seperti adanya gerakan penanaman pohon tahunan, penyelesaian persoalan sampah dari hulu hingga hilir.

    Rencana relokasi, itu juga dinilai merupakan program yang tepat, tetapi program tersebut juga harus disertai dengan program perbaikan perilaku masyarakat.  Dalam rangkaian penyelesaian persoalan banjir di Bandung Selatan, pengawasan lingkungan di Kawasan Bandung Utara (KBU) juga harus bersinergi karena dalam beberapa kejadian penyebab banjir di Bandung Selatan disebabkan air kiriman di wilayah KBU.

    Dengan temuan ini, dalam rangka pendekatan komprehensif penyelesaian banjir Bandung Selatan dengan Fokusnya perbaikan DAS Citarum, perlu ada aturan tegas untuk mengatasi persoalan krisis lingkungan. DAS Citarum, kondisinya mesti terus diperbaiki karena selama 20 tahun telah menjadi sumber air untuk kepentingan operasional PLTA. Jika kondisinya dibiarkan rusak, seiring dengan kian bertambahnya jumlah masyarakat yang membutuhkan pasokan listrik, dikhawatirkan 30 tahun ke depan akan terjadi krisis listrik.

    Untuk menyelesaikan penanganan banjir di Bandung Selatan, dengan focus area di DAS Citarum, ujar Yod dibutuhkan konsep yang terintegrasi, aksi yang jelas,  penanganan yang jelas serta penindakan yang tegas. (SN)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus