Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sembilan BKM Terbaik Peroleh Penghargaan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10856.jpg

    BANDUNGKAB-Sebanyak sembilan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang tersebar di Kabupaten Bandung memperoleh penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Bandung.

    Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Bandung H.Dadang Mochamad Naser, SH, M.Ip disela Kegiatan Konsolidasi dan Awards bagi para pelaku PNPM-MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perkotaan) yang dipusatkan di Gedong Budaya Kesenian, Jl.Al-Fathu Soreang, Rabu (04/02/2015).

    Turut mendampingi, Ketua DPRD Kab.Bandung Ir.Anang Susanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Ir.H.Sofian Nataprawira serta Kepala Dinas Perumahan Penataan Ruang dan Kebersihan (Dispertasih) Kabupaten Bandung, Ir.Erwin Rinaldi, M.Sc.

    Erwin Rinaldi mengatakan, sedikitnya ada 20 BKM di Kabupaten Bandung yang memperoleh penghargaan untuk kategori tingkat kecamatan. Sementara untuk tingkat kabupaten, penghargaan tersebut diberikan kepada sembilan BKM yang dianggap memiliki nilai yang lebih baik.

    Secara rinci, Erwin menyebutkan, dari ke sembilan BKM tersebut, tiga diantaranya menduduki tempat terbaik. Untuk peringkat 1, di raih oleh BKM Wargamulya dari Desa Pasirmulya, Kecamatan Banjaran. Disusul di peringkat ke-2, BKM Mulyasari dari Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, dan posisi ke-3 diraih oleh BKM Barokah dari Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu.

    “Penghargaan juga Kami berikan kepada Tim Fasilitator PNPM-MP, Desa Pasirmulya Kecamatan Banjaran sebagai tim fasilitator terbaik di Kabupaten Bandung”, ujar Erwin Rinaldi.

    Dalam kesempatan itu Erwin menjelaskan PNPM-MP di Kabupaten Bandung dari tahun 2007 sampai tahun 2015 sedikitnya telah terbentuk sebanyak 171 BKM dan 3.247 Kelompok Swadaya Masayarakat (KSM) yang tersebar di 171 desa/kelurahan di 20 kecamatan. Disamping itu, lanjut Erwin Pemkab Bandung juga telah memunculkan lebih dari 4.275 relawan dan 215.720 KK Penerima Manfaat (penduduk miskin) dari masyarakat setempat.

    Adapun, total stimulan dana bantuan langsung masyarakat untuk penanggulangan kemiskinan melalui program tersebut, kata Erwin pada tahun anggaran 2015 ini akan digulirkan dana sebesar Rp.32.285.000.000,-.

    “Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung kesepakatan global MGGs (Millenium Development Goals) serta dapat memenuhi target secara nasional adanya pengurangan angka kemiskinan”, bebernya pula.

    Bupati Dadang Naser mengungkapkan, pada hakikatnya program PNPM-MP ini bertujuan untuk menanggulangi kemiskinan. Tujuan lain yang ingin dicapai, menurut Dadang diantaranya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin secara mandiri serta meningkatkan partisipasi masyarakat termasuk masyarakat miskin, kelompok perempuan, komunitas adat terpencil, kelompok rentan ke dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan.

    Dadang mengatakan, hendaknya program tersebut dapat diperluas dengan melibatkan pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah untuk mengintegrasikan pusat pertumbuhan ekonomi dengan daerah sekitarnya. “Dan lebih diprioritaskan pada desa-desa tertinggal”, ucapnya pula.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus