Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher Tinjau Bank BJB Batam

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10979.jpg

    KOTA BATAM, KEPRI–Dalam kunjungan kerja hari keduanya di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meninjau Bank BJB Kantor Cabang Batam, Selasa (9/2). Pada kesempatan ini, Aher pun mengaparesiasi Kepala Kantor Cabang serta kinerja Bank BJB Batam yang dinilainya baik dan produktif.

    Kantor Cabang berlantai tiga ini  terletak di Jl. Engku Putri, Komplek Batam Centre Square Blok D No. 1, Kota Batam.  Di depan Kepala Kantor Cabang serta jajarannya Aher mengatakan keinginannya Bank BJB Batan ini dapat memberikan manfaat ekonomi baik bagi masyarakat Jawa Barat yang ada di Batam khususnya serta masyarakat Batam dan Kepri pada umumnya, melalui layanan berbagai produk yang dimiliki serta kreditnya.

    “Saya harap BJB Batam bisa memberikan manfaat untuk bank bisa memperoleh keuntungan, dan bagi masyarakat Kepri asal Jabarnya mendapatkan fasilitasi untuk perkembangan secara ekonomi”, ungkap Aher dalam pertemuan tersebut.

    Bank BJB Batam memiliki sebanyak 24 orang karyawan serta prestasi, salah satunya memperoleh prestasi berkinerja “sangat baik” dari seluruh cabang BJB yang ada di Indonesia. Selain itu, laba yang diperoleh kantor cabang ini meningkat dari tahun ke tahun seperti pendapatan laba tahun 2013 yang mencapai Rp 2,7 Milyar meingkat hingga Rp 3,8 Milyar pada tahun 2014 lalu.

    Selain prestasi di atas, ada pula penghargaan lainnya, yaitu: (1) Second of Best Overall Performance KC Batam Tingkat Nasional 2015, (2) The Best Overall Performance KC Batam Tingkat Nasional 2014, dan (3) The Best Micro Kredit Achievement Tingkat Nasional 2013. Sementara salah produk unggulan dari BJB KC Batam ini, yaitu: “Kredit Guna Bhakti Honorer Daerah” yang memiliki suku bunga 9,02% flat setara dan 16,25% annuitas dengan jangka waktu 60 bulan dan max plafond-nya mencapai Rp 50 juta. Pada tahun 2014 lalu pencapaian yang telah diraih program tersebut, yaitu mendapatkan NOA sebanyak 848 debitur, serta outstanding kredit yang dicairkan sebanyak Rp 23,587 Milyar dengan NPL 0%.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus