Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Revitalisasi Pos Yandu Hasilnya Menggembirakan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11029.jpg

    BANDUNG-Kepala Bidang Penguatan Kelembagaan Badan Perberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Barat.

    Dr. Budi Setiadi mengungkapkan, revitalisasi Pos Pelayanan Terpadu (Pos Yandu) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat hasilnya cukup menggembirakan. Fungsi Pos Yandu berkembang menjadi multifungsi.

    “Sebelum direvitalisasi, Pos Yandu hanya  melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan balita saja. Setelah direvitaliasi, Pos Yandu menjadi multi fungsi, dengan menambah kegiatan di bidang pendidikan dan ekonomi. 

    Bahkan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Ibu Netty mengharapkan agar Pos Yandu menjadi Pusat Informasi dan Konsultasi masyarakat,” kata Dr. Budi di ruang kerjanya, Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta Nomor 466, Kota Bandung kepada jabarprov.go,id, Jum’at (13/2).

    Dr. Budi menjelaskan, pada saat sebelum revitalisasi, sekitar 23% dari 50.000 Pos Yandu se-Jawa Barat atau sekitar 11.500 Pos Yandu, kondisinya cukup memprihatinkan, dimana Pos Yandu tersebut tidak punya kemampuan untuk menjalankan pelayanan yang berkualitas, padahal Pos Yandu itu sejak awal punya misi untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam rangka mengurangi angka kematian ibu dan angka kematian bayi serta mengendalikan pertumbuhan penduduk.

    Setelah dilakukan revitalisasi sampai akhir tahun 2014, posisi Pos Yandu berubah, yang kondisinya masih memprihatinkan atau masuk dalam kategori Strata Pratama, strata paling rendah dalam tingkatan Pos Yandu, tinggal hanya 5 persen lagi. Sebagian besar lainnya sudah masuk kategori strata madya 50 persen, purnama 33 persen dan mandiri 12 persen.

    Pelaksanaan revitalisasi Pos Yandu tersebut, menurut Dr. Budi, diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan Pos Yandu itu sendiri, yang meliputi. 

    peningkatan hardware, software dan brandware Pos Yandu. Setiap tahunnya minimal 2000 Pos Yandu, tersebar di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat yang direvitalisasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus