Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    OJK Upayakan Berantas Investasi Bodong

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11104.jpg

    Bandung - Masyarakat harus berhati-hati jika mendapat atau menerima sebuah penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dengan bunga diluar jaminan LPS.

    "Kami punya tugas mengawasi berbagai aktivitas lembaga-lembaga jasa keuangan, tidak hanya perbankan, tetapi juga asuransi, pasar modal, dan lainnya. Selain itu, kami pun memberi perlindungan kepada konsumen," tandas Riza Aulia Ibrahim, Direktur Pengawasan Bank Kantor Regional II Jabar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada sela-sela Pertemuan Tahunan Pelaku Jasa Keuangan 2015.

    Riza melanjutkan, salah satu upaya perlindungan konsumen yaitu meminimalisir praktik investasi bodong meski sulit. sehingga untuk mengurangi  jumlahkorban investasi bodong, pihaknya fokus melakukan edukasi.

    "Kami terus mengedukasi masyarakat. Itu karena masyarakat harus dapat memilih saat memutuskan berinvestasi," kata Riza.

    Selain mengedukasi masyarakat yang ingin berinvestasi, lanjutnya,  jajarannya pun melakukan hal yang sama kepada perusahaan investasi agar perusahaan-perusahaan pasar modal dapat beroperasi secara baik dan taat aturan sehingga tidak merugikan masyarakat. Upaya lain meminimalisir praktik investasi bodonng tentunya berkoordinasi dengan aparat keamanan dan penegak hukum.

    "Acuannya sederhana, yaitu Suku Bunga Bank Indonesia (SBI). Jika acuannya SBI, idealnya, return yang ditawarkan perusahaan investasi tidak besar. Apabila menawarkan return yang besar dan menggiurkan, misalnya, mencapai 20-30 persen, masyarakat patut mewaspadainya. Logikanya, perusahaan itu harus punya core business jelas dan sangat menguntungkan agar mereka dapat memberi imbal hasil kepada para investornya," tutup Riza. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus