Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Disperindag Jabar Tegaskan Barang Import Harus Baru

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11198.jpg

    BANDUNG- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Ferry Sofwan Arief menegaskan, sesuai Undang-Undang Perdagangan No 7 tahun 2014, barang yang boleh di import merupakan barang-barang yang baru.

    Ada pun barang bekas yang boleh di import menurut Ferry, adalah barang-barang yang masuk kategori barang modal, seperti mesin-mesin bekas.

    “Semua barang import harus baru, kecuali ditetapkan lain oleh kementerian dalam hal ini yang memutuskan yang boleh bekas itu adalah barang modal, barang modal itu apa misalnya mesin,” ucap Ferry, kepada www.Jabarprov.go.id, dalam sebuah acara di Gedung Sate.

    Oleh karenanya menurut Ferry, dengan adanya aturan tersebut maka barang-barang bekas berupa pakaian import yang saat ini banyak dijual di sudut-sudut tempat, di kota/ kabupaten melanggar Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan tahun 2002 lalu tentang larangan impor barang bekas khususnya pakaian.

    “Kalau mengacu kepada aspek yuridis sudah ada ketentuannya sejak tahun 2002, yang menegaskan larangan untuk import gombal (kain yang sudah lama tidak termanfaatkan) baru atau bekas,” katanya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus