Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pekerja Pos Jalani Sertifikasi Pekerjaan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11513.jpg

    BANDUNG-Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan PT Pos Indonesia hari ini meluncurkan tempat uji kompetensi pos di Bandung, targetnya untuk sertifikasi petugas kurir atau pengantar pos.

    Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Sumarna F Abdurahman mengatakan ribuan kurir atau pengantar surat dan logistik pos akan menjalani uji kompetensi dalam rangka penyetaraan layanan di kawasan regional ASEAN.

    "Saat ini tempat uji kompetensi keahlian pos di Kantor Pos Besar Bandung dan Politeknik Pos, ke depan akan dikembangkan untuk melakukan sertifikasi SDM jasa kurir lainnya," kata Sumarna.

    Ia menyebutkan, pihaknya mendorong sertifikasi profesi itu bisa meningkatkan kualitas layanan jasa pengantaran logistik sehingga siap memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN.

    "Salah satunya jasa layanan surat dan logistik termasuk yang akan masuk ke area MEA pada 2015 mendatang, sehingga sertifikasi profesi SDM perlu dilakukan agar setara dengan layanan negara lain di ASEAN," katanya.

    Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memfasilitasi terbentuknya SKKNI bidang keahlian pos yang sat ini tengah dalam proses  pembakuan oleh Kemenakertrans sebagaimana diamantkan oleh Perpres No.8 tahun 2012 tentang kerangka kualifikasi nasional Indoneia (KKNI), Permen No.5/Men/X/2012 tentantg Sistem Standardisasi Kopeteni Kerja Nasional, permen No.8/Men/X/2012 tentang tata cara penetapan standar kompetensi kerja nasional Indonesia.

    SKKNI selanjutnya menjadi acuan dalam pembentukan LSP, Pembentukan TUK dan acuan bagi lembaga pendidikan serta bagi setiap perusahaan dalam industri pos untuk menyusun SOP.

    "Setiap pelaku bisnis dalam industri pos harus memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan sekaligus merespon perubahan-perubahan yang terjadi di masa yang akan datang," kata Direktur Utama PT Pos Indonesia Budi Setiawan.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus