Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Penyerapan Bantuan Provinsi Ke Kabupaten/Kota Belum Maksimal

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11588.jpg

    BANDUNG.Tim Pansus LKPJ, dalam rangkaian pembahasan LKPJ Gubernur Jabar, pekan lalu telah menggelar peninjauan ke daerah-daerah di Jabar.

    Di daerah, pihak Pansus bertemu dengan seluruh Kabupaten/Kota. Adapun hal yang mengemuka dalam pertemuan dengan Kabupaten/Kota, penyerapan dana bantuan Provinsi ke Kabupaten/Kota belum maksimal.

    Hal demikian, diungkapkan Anggota Pansus LKPJ, Sunatra dalam keterangannya kepada jabarprov.go.I'd, Senin (23/2)

    Sunatra, lebih lanjut menuturkan bantuan dari Pemprov. Jabar ke Kabupaten/Kota dinilai belum maksimal karena tidak ada daerah yang menyerap anggaran tersebut 100 persen.

    Dari laporan yang diterima, besaran dana bantuan per Kota/Kabupaten di atas Rp. 100 miliar.

    Namun, dari anggaran tersebut, ada daerah yang penyerapan anggaran mencapai  90 persen. Namun, ada juga daerah yang penyerapannya dibawah 50 persen seperti Kota Cimahi.

    Temuan ini, sangat disesalkan,  seharusnya dana tersebut dapat terserap seluruhnya karena dana tersebut dapat mendorong penyelenggaraan pembangunan di daerah, dengan tidak maksimalnya penyerapan dana tersebut, maka potensi penyelenggaraan pembangunan di daerah juga tidak maksimal.

    Penyebab tidak maksimalnya penyerapan bantuan dana dari Provinsi ke  Kabupaten/Kota,terang Sunatra mungkin disebabkan Pemda setempat, padahal kondisi ini tidak perlu terjadi karena dalam tahapan prosesnya dana diajukan ke Pemerintah Provinsi kepada Kabupaten/Kota.

    Penyebab berikutnya, mungkin disebabkan  pengawasan yang lemah dari Pihak Pemerintah Provinsi.

    Dalam rangka perbaikan ke depan,ujar Sunatra Pemerintah Provinsi perlu meningkatkan kualitas pengawasan mulai dari perencanaan sampai pengawasan,  jangan ada SiLPA. (SN)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus