Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Fokus Pengembangan Perkebunan di Jabar

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11696.jpg

    BANDUNG-Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Ir. Beben Tresna Chandra, MM mengungkapkan, focus pengembangan perkebunan ke depan di Jawa Barat.

    Sangat konsen terhadap peningkatan produksi, produktivitas dan mutu tanaman perkebunan berkelanjutan melalui optimalisasi dukungan penyediaan benih unggul bermutu dan sarana produksi, dukungan perlindungan perkebunan dan penanganan gangguan usaha.

    “Kedua, pengembangan dukungan terhadap pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup melalui peningkatan sistem pertanian konservasi pada perkebunan yang termasuk lahan kritis, DAS hulu, meningkatkan penerapan paket teknologi ramah lingkungan, meningkatkan pemanfaatan pupuk organik, pestisida nabati, agens pengendali hayati dan teknologi pemanfaatan limbah usaha perkebunan yang ramah lingkungan,” tutur Ir. Beben kepada jabarprov.go.id.

    Sedangkan focus pengembangan ketiga adalah pengembangan komoditi melalui pengembangan komoditas strategis nasional dan lokal sesuai peluang pasar, karakteristik dan potensi wilayah, optimasi pemanfaatan sumber daya lahan, menumbuh kembangkan kawasan komoditas strategis dengan pengelolaan dari hulu sampai hilir dalam satu kawasan, mendorong pengembangan aneka produk, meningkatkan penyediaan sarana prasarana pendukung pengembangan perkebunan.

    Keempat, pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas moral, etos kerja, meningkatkan kemampuan dan kemandirian petani, mendorong kemampuan petani untuk dapat mengakses berbagai peluang, menumbuhkan kebersamaan dalam mengelola kelembagaan petani.

    Kelima, pengembangan kelembagaan dan kemitraan usaha melalui peningkatan kemampuan dan kemandirian kelembagaan petani, mendorong terbentuknya kelembagaan komoditi, mendorong penumbuhan kelembagaan keuangan pedesaan, mendorong kemitraan yang saling menguntungkan Keenam, pengembangan integrasi hulu dan hilir melalui ketersediaan sumber daya lahan, tenaga kerja, teknologi maupun tenaga ahli, pengembangan industri hilir terpadu, peningkatan kerjasama dibidang promosi dan penyediaan benih unggul bermutu. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus