Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Harapkan kenaikan BBM Tak Pengaruh Besar

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11791.jpg

    BANDUNG- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengharapkan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan Pemerintah Pusat, tidak terlalu berpengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat.

    “Kenaikan BBM tentu selalu ada pengaruhnya, tetapi mudah-mudahan kita bersama masyarakat bisa mengantisipasi,” ujarnya.

    Menurut Gubernur, kenaikan dan penurunan BBM tidak berpengaruh lagi  terhadap tarif trasportasi dan kebutuhan pokok masyarakat  karena kondisi ini telah terjadi sebelumnya.

    “Dulu BBM dari Rp6500 ke Rp8500 per liter langsung harga naik, kemudian dari Rp8500 berubah lagi menjadi Rp6600 tidak ada penurunan kan. Giliran naik naik semuanya, giliran turun tidak ada yang turun,” ucapnya.

    Gubernur mengharapkan, dengan kondisi seperti itu situasi tidak terlalu riuh, jadi kenaikan itu menjadi hal yang biasa dalam setiap bulannya.

    “Sekarang mudah-mudahan situasi sudah baik, jadi kenaikan itu mudah-mudahan sudah suatu hal yang biasa saja tidak mengganggu stabilitas perekonomian kita Gubernur menyatakan, suasana baru yang dirasakan oleh masyarakat  dengan adanya kenaikan dan penurunan harga BBM dalam setiap bulannya bisa membuat keseimbangan baru, sehingga jika ada kenaikan harga BBM tidak berpengaruh.

    “Kondisi seperti ini akan membentuk keseimbangan baru, sehingga jika ada kenaikan BBM harga-harga cepat stabil, sekarang harga cabe, tomat dan sayuran stabil serta beras pun stabil lagi,” katanya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus