Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Gelar Pembekalan Keagamaan Pejabat di Lingkungan Pemprov Jabar

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11805.jpg

    KOTA BANDUNG – Gubernur Ahmad Heryawan menggelar pertemuan bersama para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Masjid Al-Muttaqin Gedung Sate, Bandung, Rabu pagi (8/4). Pertemuan ini digelar dalam rangka silaturahmi dan pembekalan wawasan keagamaan atau pengajian.
     
    Setiap satu kali dalam seminggu, Gubernur mengadakan pengajian rutin bagi pejabat Pemprov Jawa Barat di Rumah Dinas Gubernur Jabar Gedung Pakuan, Bandung. Namun, pengajian kali ini berbeda, karena selain turut dihadiri Plh. Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa, hadir pula seluruh pejabat Eselon I, II, III, dan IV di lingkungan Pemprov Jabar. Dalam pengajian ini selain arahan dari Gubernur, disampaikan pula materi seputar agama dan motivasi kerja yang diberikan oleh Ust. Aam Aminudin.
     
    Dalam arahannya, Gubernur Ahmad Heryawan menginginkan pengajian tersebut, selain menjadi ajang silaturahmi tapi juga menjadi miment untuk menjalin hubungan kekerabatan yang lebih erat bukan hanya hubungan kerja diantar pimpinan dan pegawainya.
     
    "Kita ingin hubungan kita lebih dari hubungan kerja, tapi lebih pada hubungan ukhuwah (persaudaraan) yang dapat membawa ke dalam hubungan di akhirat nanti," ungkap Gubernur yang akrab disapa Aher ini.
     
    Untuk itu, Gubernur pun mengajak kepada para pejabat untuk senantiasa mengingatkan pegawainya dalam beribadah. Karena menurutnya, apabila bawahan tidak melaksanakan kewajiban agamanya maka pimpinannya akan berdosa.
     
    Pada kesempatan ini, Gubernur pun mengungkapkan pihaknya ingin menggelar sebuah silaturahmi dan pengajian dengan melibatkan seluruh PNS yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang berjumlah sekitar 13 ribu pegawai.
     
    Sementara itu, melalui ceramahnya Ust. Aam Aminudin memberikan pemahaman mengenai seorang manusia yang harus belajar dari masa lalu yang telah menjadi sejarah dan masa depan yang masih menjadi misteri agar lebih baik.
     
    Menurut ustadz yang juga berprofesi sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi ini, kita harus membangun masa depan dengan cara merubahmindset atau cara berpikir.
     
    “Masa lalu adalah sejarah dan masa depan adalah misteri. Namun, kita harus belajar dari masa lalu untuk membangun masa depan yang misteri. Kita bangun masa depan melalui perubahan mindset,” ujar Aam.
     
    Menurut Aam, manusia dapat merubah mindset melalui tiga hal, yaitu: husnudzon atau berbaik sangka kepada Allah sambil berikhtiar, husnudzonkepada diri sendiri atas kemampuan yang dimiliki, serta husnudzon kepada orang lain agar dapat belajar dan menginspirasi.

    Pada acara ini, diberikan pula penghargaan kepada 12 pelajar SMA/SMK di Jawa Barat yang hapal 30 juz Al-Quran dalam program “Jabar Menghapal”. Selain itu, Gubernur juga memberikan hadiah berupa Umroh.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus