Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Walhi-DPKLTS Ajak Negara Asia Afrika Lawan Privatisasi Air

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11894.jpg

    BANDUNG- Berbagai cara dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat untuk menjadikan Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 yang akan berlangsung pada 24 April 2015 mendatang. 

    Seperti yang akan dilakukan Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS) dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat  yang akan menggelar ritual penyelamatan air.

    Menurut Ketua Walhi Jabar, Dadan Ramdan, kegiatan ini dalam rangka penyelamatan air yang saat ini kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan, tidak hanya di Indonesia tetapi di hampir seluruh dunia, khususunya di negara-negara Asia Afrika.

    “Persoalan air tidak hanya di Indonesia tetapi di dunia. Indonesia telah mampu membatalkan UU yang melegitimasi privatisasi air dan itu bisa juga dilakukan negara-negara di Asia dan Afrika yang hingga saat ini masih terjajah oleh privatisasi air,” ucapnya.

    Dadan mengatakan, berdasarkan data yang di lansir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam The World Water Development Report , bahwa lebih dari 40 persen dari populasi dunia akan tinggal di daerah  krisis air.

    “Pada tahun 2050 mendatang kebutuhan air global cenderung meningkat sebesar 55% dan lebih dari 40%  dari populasi dunia akan tinggal di daerah  krisis air,” tuturnya.

    “Salah satu penyebab krisis air adalah privatisasi air yang membuat ketimpangan masyarakat semakin tinggi,” ucapnya.

    Sementara itu, Taufan pengurus DPKLTS  menyatakan, di negara-negara Filipina, Ghana dan Tanzania, masalah air menjadi isu yang sangat krusial.

    “Di beberapa negara pernah terjadi perang hanya untuk memperebutkan air, itu terjadi di Bolivia pada tahun 2002-2003 lalu, ini karena adanya privatisasi air, ini sudah melanggar HAM, karena air adalah milik publik,” katanya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus