Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Disparbud Jabar Gelar Pameran “Pernak Pernik Lentera”

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11925.jpg

    BANDUNG. Memperingati HUT Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60, Balai Pengelolaan Museum Negeri Sri Baduga Disparbud Jabar.

    Akan menggelar “Pernak Pernik Lentera” dengan tema “Cahaya Dunia Dari Masa ke Masa” mulai tanggal 20-24 April 2015, bertempat di Festival Citylink Mall Lantai 3 Jl. Peta No. 241 Kota Bandung. Koleksi yang akan ditampilkan sebanyak 60 koleksi lentera dan lampu tradisional, disesuaikan dengan HUT KAA yang Ke-60.
     
    Hal demikian, diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Nunung Sobari dalam release yang diterima jabarprov.go.id, (17/4) mengatakan  tujuan diselenggarakannya kegiatan pameran khusus berupa Pernak Pernik Lentera ini, sebagai upaya untuk menambah khasanah pengetahuan tentang lampu-lampu hasil kreativitas dan innovasi para pengrajin.
     
    Melalui kegiatan tersebut, juga dapat mendekatkan museum kepada masyarakat melalui pameran yang dilaksanakan di mall atau pusat pertokoan, memperkenalkan dan menggali nilai kearifan tradisional serta filosofi jenis-jenis lampu serta pernak pernik lentera dan lampu tradisional serta untuk mengembangkan karya seni dan artistik pernak pernik lentera koleksi museum dari masa ke masa. Dengan adanya pameran ini juga diharapkan akan meningkatkan daya tarik dan jumlah pengunjung ke museum,”
     
    Nunung,  menjelaskan dalam sejarah perkembangannya alat penerang yaitu Lentera sangat diperlukan oleh manusia. Manusia memerlukan cahaya untuk melakukan segala aktivitasnya. Sejak itu, manusia memanfaatkan api sebagai sumber cahaya buatan dengan perangkatnya yang kemudian disebut alat penerang. Tahapan alat penerang ini, mengalami kemajuan teknologi secara bertahap, mulai dari yang tradisional (non elektrik) hingga modern (elektrik).  
     
    “Sejak munculnya alat penerang modern (elektrik), alat penerang tradisional (non elektrik), tergeserkan dikalangan masyarakat luas. Apabila diamati, alat penerang tradisional (non elektrik) merupakan hasil kreativitas putra bangsa yang harus kita hargai dan banggakan, karena didalamnya terkandung nilai artistik, teknologi berbasis kearifan local serta memiliki maknal simbol tersendiri.
     
    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, akan digelar lomba lukis untuk pelajar, pegelaran kesenian, workshop tentang melukis lampion atau lampu tradisional dan disediakan doorprize bagi para pelajar. “Ini sebagai salah satu tujuan kita agar museum lebih dekat para pelajar serta sebagai wujud peran Museum Negeri Sribaduga dalam memperingati HUT KAA ke-60,” tambahnya.
     
    Adapun tema dari pameran Lentera, ujar Nunung  “Cahaya Dunia Dari Masa ke Masa” . Hal ini,  merupakan motivasi gambaran Bandung Spirit atau Dasa Sila Bandung, yang mencerminkan komitmen bangsa-bangsa untuk mempraktekkan toleransi dan kedamaian hidup satu sama lain antar angsa di Asia Afrika. (SN)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus