Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PLTP Harus Terus Dikembangkan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12182.jpg

    BANDUNG- Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM, Rida Mulyana.

    Menghimbau kepada masyarakat untuk tidak langsung menyimpulkan terburu-buru terkait longsor yang terjadi di wilayah perkebunan PTPN VIII di Dusun Cibitung (Gunung Bedil) Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada pukul 14.30 WIB, Selasa (06/05) kemarin.

    Rida menegaskan, terjadinya bunyi ledakan yang berasal dari pipa saluran geothermal milik Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd. akibat dari adanya gerakan tanah yang mengakibatkan pipa produksi perusahaan terputus.

    "Begini saya ingin jelaskan, kejadian tersebut awalnya bukan karena pipa panas buminya, tapi karena longsor,” tegas Rida, melalui rilis yang diterima www.Jabarprov.go.id, Rabu (06/05)

    Menurut Rida, informasi yang sumbernya tidak jelas harus segera diluruskan karena bisa menimbulkan keresahan di masyarakat, khususunya mereka yang berada di wilayah PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi).

    “Kalau tidak diluruskan ini dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan masyarakat di lokasi PLTP, padahal pemerintah sedang mendorong pemanfaatan panas bumi untuk listrik," ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM, Saleh Abdurahman menyatakan, tanah longsor besar terjadi di atas instalasi pipa panas bumi dan menyebabkan pipa bergeser serta tertimbun sehingga putus.

    “Akibat pipa putus, uap yang keluar dari pipa tersebut ikut tertimbun sehingga lama-lama seperti ledakan, bukan pipa minyak atau pipa gas yang meledak,” katanya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus