Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Netty : ASI Sebagai Unsur Ketahanan Pangan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12203.jpg

    BANDUNG-Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengatakan  ASI (Air Susu Ibu) bersangkut paut dengan banyak faktor, pihak dan kepentingan. Dengan maraknya susu formula yang menawarkan berbagai manfaat mulai dari kecerdasasan anak sampai kognitifnya tetapi tetap saja tidak akan mengalahkan pentingnya  ASI bagi anak kita.

    “Saya perlu menggaris bawahi pentingnya peran Ibu dalam faktor ketahanan pangan keluarga maka pemerintah lewat UU Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 sudah menegaskan di pasal 128, dikatakan bayi berhak mendapatkan Air Susu Ibu. Keluarga, pemerintah dan masyarakat wajib memberikan dukungan dan berpartisipasi selama proses pemberian ASI,” dikatakan Netty saat memberi arahan dan membuka acara Orientasi Asi sebagai Unsur Ketahanan Pangan Keluarga di Gedung PKK Bandung, Kamis (7/5).

    Lanjutnya, dipasal berikutnya disampaikan bagi pihak-pihak yang menghalangi pemberian ASI maka akan dikenai sanksi denda Rp. 100.000.000 dan kurungan. Lalu diperkuat dengan UU Menteri Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak yang menetapkan 10 langkah sukses pemberian ASI, salah satunya langkah ke sembilan digaris bawahi bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban memfasilitasi setiap Ibu yang memberikan ASI bagi anaknya.

    “Untuk itu saya mendorong Bapak Gubernur  yang ditindak lanjuti sejak April 2010 di Gedung Sate sebagai icon pusat pemerintahan di Jawa Barat memiliki ruang Laktasi dan tempat penitipan anak sehingga mewajibkan setiap instansi di Jawa Barat  menyediakan sebagai upaya untuk ibu-ibu tidak mengalami dilema karena tidak dapat memberikan ASI,” tuturnya.

    Netty mengatakan, pentingnya ASI dari aspek agama yang tidak dapat terbantahkan bahwa ASI merupakan cairan emas yang paling berharga bagi tumbuh kembang anak, serta dari aspek ekonomi yang tidak begitu menyulitkan masyarakat,  dari aspek psikologis dapat membangun kedekatan antara Ibu dan anak.

    “Diharapkan peserta yang hadir dari organisasi perempuan dan kader PKK dapat membangun kesadaran di tengah masyarakat dengan membina dan mengedukasi masyrakat,” harapnya.  

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus