Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Batako Cibeber Sepi Pesanan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12347.jpg

    CIMAHI-Para pengrajin batako di Wilayah RW 07 dan RW 08, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, kini tengah mengalami sepi pesanan. Dalam menjual batako, selama ini, mereka hanya menunggu pembeli yang datang ke lokasi produksinya.

    “Saat ini sedang sepi pesanan. Karena itu, saya menghentikan dulu kegiatan produksi batako,” kata H. Mahdar, salah seorang pengrajin batako yang juga Ketua RT 03 RW 07 Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi di rumahnya kepada jabarprov.go.id, Selasa (19/5).

    H. Mahdar mengatakan, pengrajin batako di Kampung Ciseupan yang meliputi RW 07 dan RW 08, saat ini lebih dari 50 pengrajin. Rata-rata pengrajin memiliki tenaga kerja antara 1 sampai 3 orang. Mereka dibayar dengan cara borongan, yaitu Rp 150 per batako.

    “Kami pernah mengalami kejayaan yaitu antara tahun 1990-an sampai tahun 2000. Waktu itu produk batako dari kampung kami banyak yang memesan, bukan saja untuk membangun rumah, melainkan juga banyak yang memesan untuk pembangunan benteng-benteng pabrik,” katanya.

    Setelah tahun 2000 hingga sekarang, lanjutnya, pesanan batako, hanya untuk pembangunan rumah saja. Sedangkan pesanan untuk pembangunan benteng-benteng pabrik, sudah tidak ada lagi. Pasalnya, untuk pembangunan benteng pabrik, para kontraktor lebih memilih cetakan dinding tebuat dari pasir dan semen yang lebih lebar dan panjang. Sedangkan batako hasil produksi pengrajin Ciseupan, ukurannya tetap, yaitu panjang 21 centimeter, tinggi 6 centimeter dan lebar 11 centimeter, terbuat dari campuran pasir gunung dan kapur.

    Sebenarnya, menurut H. Mahdar, harga batako hasil produksi pengrajin Ciseupan bersaing dengan produk sejenis dari daerah lain, yaitu antara Rp 570 sampai Rp 600 per buah.

    “Kami mengharapkan ada bantuan pemasaran dari pemerintah,” katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus