Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bahan Baku Batako Cibeber dari KBB dan Pantura

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12348.jpg

    CIMAHI- Warga Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi  menggeluti usaha sebagai pengrajin batako sejak tahun 1980-an, yaitu sejak mulai adanya aktivitas galian pasir di kampung tersebut.

    “Saat itu, kami tidak perlu membeli pasir untuk bahan baku pembuatan batako karena lahan milik kami ini mengandung pasir,” kata H. Mahdar, salah seorang pengrajin batako di RT 03 RW 07 Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi di rumahnya kepada jabarprov.go.id, Selasa (19/5).

    Saat ini, menurut H. Mahdar, aktivitas galian pasir di kampungnya, sudah tidak ada lagi. Hal itu, katanya,  dilakukan demi menjaga kelestarian alam.  Meski sudah tidak ada lagi aktivitas galian pasir di kampungnya, para pengrajin batako tidak mengalmi kesulitan dalam hal pengadaan pasir sebagai bahan baku batako.

    “Pasir untuk bahan baku batako saat ini didatangkan dari daerah Cipeusing, Kecamatan Parongpong dan daerah Purabaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sedangkan bahan baku lainnya, yaitu berupa kapur, didatangkan dari daerah Pantura yaitu dari Karawang dan Cirebon,” katanya.

    Bedasarkan pantauan jabarprov.go.id, Kampung Ciseupan yang meliputi RW 07 dan RW 08, terletak di kaki Gunung Padakasih. Bekas-bekas aktivitas galian pasir untuk bahan baku batako saat ini sudah membentuk situ-situ. Dan situ-situ tersebut, oleh pemiliknya, digunakan untuk budidaya ikan. Bahkan ada juga yang dijadikan tempat pemancingan.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus