Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pelanggaran Lalu Lintas Di Kota Bandung Capai Ribuan Perkara

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12426.jpg

    BANDUNG- Pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Kota Bandung, terbilang cukup banyak.

    Hal tersebut nampak dari jumlah pelanggaran yang disidangkan di PN Bandung. Dari pemantauan jabarprov.go.id, pekan lalu saja, sedikitnya 1200 berkas perkara  Pelanggaran lalu lintas (lalin) yang disidangkan.

    Sidang perkara lalin pada pekan ini,  disidangkan Hakim tunggal Harry Suptanto, di ruang sidang III PN Bandung. Perkara pelanggaran lalu lintas rata-rata disidang pada Hari Jum’at.

    Dari pemantauan dalam suasana sidang, bagi para pelanggar yang tidak mengikuti sidang, berdasarkan no. Urut dari petugas sidang lain yakni dari pengadilan dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung. Mereka tinggal mendatangi ruangan yang disediakan, memberikan bukti tilang kertas warna merah muda, membayar denda yang telah ditentukan hakim,tanpa ada penawaran sesuai tertera, lalu barang bukti yang disita dikembalikan ke pelanggar berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) Surat TandA Kendaraan Bermotor (STNK)

    Setiap sidang denda yang harus dibayar pelanggar bisa berbeda, tergantung hakim yang menyidangkan ada ketentuan denda maksimal, meskipun pasal sama pelanggarannya pun sama, denda berbeda-beda. Dari pemantauan di ruang sidang minggu sebelumnya, minimal ratusan ribu, namun hari ini pelanggar dikenakan denda. Rp. 50 ribu.

    Pasal - pasal Pelanggar lalin pada umumnya  baik roda 2 maupun roda 4. Mereka terancam sangsi/hukuman dalam  UU  angkutan Jalan Raya Pasal 281 tidak punya SIM, 288 SIM habis atau tidak berlaku, 287 melanggar rambu-rambu lalin, belum bayar pajak, tiadak menyalakan lampu, tidak menggunakan helm. (SN)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus