Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Deddy Mizwar: Gedung Kesenian Harus Nyaman

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12640.jpg

    KAB.CIAMIS–Usai menghadiri acara countingdown atau hitung mundur 444 hari jelang PON XIX Jawa Barat 2016 di Taman Raflesia Alun-Alun Kabupaten Ciamis, Minggu (07/06), Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meninjau Gedung Kesenian Kabupaten Ciamis yang terletak di Jl. Ir. H. Djuanda, Kabupaten Ciamis. 

    Menurut Wagub, gedung kesenian yang masih dalam tahap penyelesaian ini nantinya akan menjadi salah satu gedung kesenian yang representatif tidak hanya di Ciamis tapi juga di Jawa Barat.
     
    “Harus diubah paradigmanya bahwa tempat seni pertunjukan tadi bukan di Gedung Olahraga tapi di Gedung Kesenian. Jadi kalau kita tidak menghargai karya seni, bagaimana masyarakat menghargai karya seni. Kita sendiri yang harus mulai menghargai karya seni” ungkap Wagub.
     
    Wagub menuturkan untuk menimbulkan antusiasme dari masyarakat terhadap karya seni, maka sebuah tempat pertunjukan harus nyaman dan menampilkan pertunjukan seni yang bermutu.
     
    “Jadi dibiasakan orang bayar tapi orang bayar harus di tempat yang nyaman dan seni pertunjukkannya bermutu. Kenapa bioskop rame? Karena tempatnya nyaman, yang ditonton bermutu,” kata Wagub yang juga aktor senior di kancah perfilman Indonesia ini.
     
    “Lalu lingkungan, lingkungan di sekitar gedung keseniannya harus dibuat indah, seperti café-café buat seniman, sehingga mereka (seniman) bisa diskusi. Harus jadi tempat berbagai bidang kesenian, tokoh-tokohnya bisa berdialog disana dengan santai. Dan akhirnya gedung kesenian ini menjadi seperti home, seperti rumahnya sendiri. Jadi jangan ada jarak antara seniman dengan gedungnya sendiri,” ujar Wagub.  
     
    Untuk itu, Wagub pun menginginkan adanya dewan kesenian di setiap kabupaten/kota yang dapat menjadi kurator, untuk menyeleksi pertunjukkan kesenian yang bisa ditampilkan di gedung kesenian tersebut.
     
    “Sebab gedung kesenian tanpa ada seni pertunjukan itu jadi gudang bukan gedung kesenian lagi,” tambah Wagub.
     
    Selain itu, Wagub pun menuturkan perlunya festival seni dan budaya yang bersifat kompetitif di berbagai bidang kesenian. Hal ini menurutnya akan memacu kreatifitas dari para seniman agar terus berkarya, serta dapat melestarikan seni dan budaya yang ada.
     
    Gedung Kesenian Ciamis ini dibangun atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Ciamis yang biaya pembangunannya berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Gedung ini menghabiskan dana hingga Rp 6,3 Milyar rupiah dengan target pembangunannya akan selesai pada tahun 2015 ini.
     
    Sebelumnya, pada Sabtu (06/07) Wagub pun sempat meninjau Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya yang terletak di kawasan Taman Dadaha, Kota Tasikmalaya. Gedung kesenian ini diresmikan pada 25 Agustus 1998, namun saat ini kondisinya kurang memadai. Wagub pun mengatakan pihak Pemprov Jawa Barat akan membantu dari sisi anggaran, bagi pemerintah kabupaten/kota yang memiliki inisiatif membangun gedung kesenian di wilayahnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus