Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Solusi Hadapi MEA, Budayakan Cinta Produk Lokal

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12728.jpg

    BANDUNGKAB-Bupati Bandung H.Dadang Mochamad Naser, SH, M.Ip meminta kepada seluruh warga Kabupaten Bandung untuk memperkuat ideologi bangsa, salah satunya dengan cara mencintai produk lokal sendiri.

    Hal tersebut menyikapi akan kesepakatan antara negara-negara di Asia Tenggara yang akan membuka pasar bebas di kawasan Asia (Masyarakat Ekonomi ASEAN/MEA). Karena dengan dibukanya pasar bebas  MEA, menurut Dadang akan berimbas kepada wilayah Indonesia dari serbuan-serbuan asing. Mulai dari investasi, barang-barang impor, arus jasa sampai tenaga kerja asing.

    Hal ini disampaikan Bupati Dadang Naser saat menerima rombongan Tim Penilai LKS (Lembaga Kerjasama) Tri Partit Tingkat Provinsi Jawa Barat di rumah jabatannya di Soreang, Jum’at (12/06/2015). Tampak hadir Wakil Ketua DPRD kabupaten Bandung Ojang Rohana, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bandung, Drs.Rukmana, M.Si serta Kepala Badan Kesbangpol, Iman Irianto S.Sos.

    Dadang Naser mengatakan, sudah menjadi keharusan bagi warga Indonesia khususnya warga Kabupaten Bandung untuk mencintai produk-produk dalam negeri agar produk dalam negeri sendiri dapat bersaing di kancah internasional. Ia menjelaskan, Indonesia telah menyetujui adanya kerjasama perdagangan bebas ASEAN. Hal itu menurutnya bisa menjadi ancaman  terhadap aset negara berupa budaya dan produk lokal kita.

    “Oleh karenanya, mari kita budayakan cinta produksi dalam negeri sendiri. Cinta produk sendiri menjadi gambaran betapa besarnya rasa cinta masyarakat pada bangsa ini. Bayangkan jika seluruh rakyat Indonesia penuh kesadaran mengkonsumsi produk-produk negerinya sendiri, maka secara tak langsung konsumsi tersebut akan meningkatkan pendapatan pengusaha lokal bahkan pendapatan nasional”, ucapnya seraya mengungkapkan agar masyarakat kita tidak tergoda produk luar, tentunya para pengusaha lokal pun harus bekerja keras  meningkatkan kualitas produksi barangnya hingga memiliki daya saing dengan negara lain.

    Ketua Tim Penilai LKS Tri Partit Jabar Ari Hendarmin, menjelaskan, untuk tahun ini Kabupaten Bandung diikutsertakan kembali dalam penilaian kegiatan yang melibatkan unsur pemerintah, pengusaha dan serikat pekerja tersebut. Dua tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Bandung menduduki peringkat pertama dalam meraih penghargaan Tri Partit. Ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Daerah mampu bersinergi dengan kalangan dunia usaha dan para pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan perlindungan sosial.

    Yang menjadi usur penilaian Tri Partit, jelas Ari Hendarmin, diantaranya adalah mencakup aspek legal dan unsur administrasi. Dipandang aspek legal, Pemkab Bandung memiliki sumber dan acuan yang jelas, seperti peraturan yang dituangkan dalam keputusan bupati.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus