Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jambore Sosial PSKS

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12758.jpg

    KARAWANG-Guna menyamakan persepsi antara program Pemerintah Daerah dengan pelaksanaan dilapangan, Pemkab Karawang melalui Dinas Sosial  menggelar Jambore Sosial dan temu wicara dengan para Potensi Sumber Kesejahteraan sosial (PSKS) yang terdiri Pekerja Sosial Masyarakat (PSM),  Pengurus  Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahtyeraan Sosial Kecamatan (TKSK), Personil  Taruna Siaga Bencana (TAGANA),  Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA)bertempat di Aula Husni HAMID Pemkab Karawang pada Senin (15/6).

    Dalam Sambutannya Plt Bupati menjelaskan, bahwa seluruh Pekerja sosial  yang hadir pada acara tersebut diyakini lebih memahami kondisi di lapangan, oleh karena itu peran Pekerja sosial yang kesehariannya berinteraksi dengan masyarakat dapat memberi masukan kepada pemerintah agar tepat sasaran. 

    Oleh karena itu, Plt Bupati sangat mengapresiasi pengorbanan dan jasa PSKS dengan harapan, PSKS yang ada di Kabupaten Karawang terus bekerja menjadi mitra pemerintah dalam membantu masyarakat  khususnya para penyandang masalah kesejahteraan sosial. Di sisi lain, pemerintah kabupaten karawang akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan PSKS sesuai kekuatan anggaran yang ada. 

    Pada kesempatan itu kepala Dinas Sosial Kabupaten karawang Rokhuyun A. Santosa melaporkan bahwa mitra kerja Pemerintah Kabupaten Karawang yang tergabung dalam PSKS dan menjadi mitra DINSOS disamping memiliki kepedulian yang tinggi dalam upaya membantu PMKS agar keluar dari permasalahan yang dihadapi, juga hingga saat ini banyak prestasi yang diraih, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

    Perwakilan dari PSKS, HM Dedi Sumarya, SH, dalam sambutannya atas nama PSKS menyampaikan, ingin agar PSKS kedepan dapat diasuransikan mengingat pekerjaan mereka yang penuh resiko, seperti kehilangan nyawa atau menagalami kecacatan. 

    Plt Bupati dr Cellica juga memberikan bantuan sebesarRp  8.6 Milyar untuk 52  LKSA yang telah  memiliki aktanotaris lengkap, untuk besaran yang diterima perlembaga berbeda-beda tergantung jumlah anak asuh. Bantuan itu bersifat stimulan untuk membantu operasional Lembaga dengan harapan  akan terus ditingkatkan di masa yang akan datang agar out put dari lembaga kesejahtreaan sosial yang menangani anak dapat menghasilkan anak-anak yang sehat, cerdas dan memiliki kemampuan untuk bisa mandiri.

    Hingga saat ini jumlah  PKH sebanyak 152 Orang, TKSK sebanyak 30 Orang, PSM sebanyak 927 Orang, TAGANA 45 Orang dan LKSA 52 Lembaga.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus