Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Harga Kepokmas Jelang Lebaran, Stabil

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13148.jpg

    BANDUNGKAB-Jelang Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah/2015, harga beras disejumlah pasar tradisional Kabupaten Bandung relatif stabil. Demikian pula dengan harga gula pasir, gula merah dan minyak goreng belum mengalami kenaikan. Terkecuali daging sapi, ayam broiler dan daging ayam kampung serta cabe rawit terpantau mengalami kenaikan harga.

    Dalam satu minggu terakhir mulai 3 s.d. 9 Juli 2015, harga beras jenis IR 64, Kepala dan Pandan Wangi masih tetap stabil antara Rp 9.500 – Rp 11.000/kg. Gula merah Rp 18.000/kg, minyak goreng kemasan merek bimoli Rp 13.000/liter. Sementara minyak goreng curah      Rp. 11.000/kg.

    Di Pasar Banjaran, lonjakan harga Kepokmas (kebutuhan pokok masyarakat) dialami pada komoditi cabe jenis TW naik dari harga Rp 20.000/kg menjadi Rp 25.000/kg, jenis tanjung bergerak naik dari Rp 25.000/kg menjadi Rp 38.000/kg. Sama halnya dengan harga cabe rawit besar Rp 35.000/kg padahal 6 hari sebelumnya hanya berkisar Rp 20.000/kg. Untuk cabe rawit kecil naik dari Rp 18.000/kg menjadi Rp 25.000/kg.

    Terjadinya kenaikan harga beberapa komoditi menjelang perayaan Lebaran 2015, menurut Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., M.IP masih terbilang wajar. Karena menurutnya kenaikan tersebut bersifat temporer. “Karena mau menghadapi Lebaran, tingkat permintaan mengalami kenaikan,” ungkap H. Dadang M. Naser ketika melakukan pemantauan harga kepokmas di Pasar Banjaran, Kamis (9/7).

    Ia menjamin ketersediaan kepokmas di Kabupaten Bandung menjelang perayaan Idul Fitri masih sangat aman. Kendati demikian, ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak belanja secara berlebihan. “Mari kita rayakan Idul Fitri ini dengan penuh rasa syukur,” katanya pula.

    Pantauan harga kepokmas dilakukan pula Wakil Bupati Bandung H. Deden R. Rumaji, M.AP di seputar Pasar Ciwidey. Sementara Sekretaris Daerah Ir. H. Sofian Nataprawira, MP melakukan pemantauan di Pasar Sayati Margahayu.

    Di Pasar Sayati, harga daging sapi hingga minggu terakhir ini mencapai Rp 98.000/kg, cukup tinggi dibanding di Pasar Banjaran yang mencapai Rp 95.000/kg. Kepala UPTD Pasar Sayati Margahayu, Heni Hendrawijaya menyebutkan, harga ikan asi teri menjelang lebaran ini mencapai Rp 95.000/kg. Sementara di Pasar Banjaran hanya berkisar Rp. 75.000/kg.

    Fluktuasi harga menjelang Lebaran di sejumlah pasar tradisional, diakui Kepala Dinas Koperasi, KUKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Dra. Hj. Popi Hopipah, M.Si tidak bisa dihindari. “Karena tingkat permintaan terhadap beberapa komoditi juga berbeda,” kata Hj. Popi Hopipah.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus