Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Mentri Agama Tetapkan 1 Syawal, Jum'at 17 Juli 2015

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13220.jpg

    BANDUNG-Selepas Magrib, ummat Islam masih bertanya-tanya, kapan jatuhnya Idul Fitri 1 Syawal 1436 H itu ? Sebagian merasa was-was, jangan-jangan jatuh pada Sabtu karena hilal 1 Syawal umumnya tidak terlihat.

    Begitupun di setiap masjid, waktu itu belum ada suara takbiran, masih sepi dan Pengurus DKMnya menongkrongi pesawat televisi, melihat jalannya Sidang Dewan Itsbat.
     
    Namun setelah pengumuman dari Menteri Agama Lukman Hakim yang dalam konprensi persnya menetapkan Jumat, 17 Juli 2015 sebagai 1 Syawal 1436 H, maka secara serentak setiap masjid mengumandangkan takbir, tahlil, tasbih dan tahmid.

    Penetapan ini dilakukan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam kesempatan Sidang Penatapan (Itsbat) Awal Syawwal 1436H di Gedung Kementerian Agama, setelah mendengar laporan hasil pengamatan hilal (rukyatul hilal) yang disampaikan oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Muhtar Ali.

    Dalam laporannya dari sejumlah titik pemantauan hilal, Muhtar Ali menyampaikan bahwa hilal dilaporkan terlihat di empat titik dengan  posisi hilal di atas ufuk antara 1 derajat 18 menit – 3 derajat 4 menit. Di Gresik Jawa Timur, 5 orang petugas rukyat dilaporkan melihat hilal, di Kepulaun Seribu  hilal dilaporkan terlihat oleh satu orang. Di Tanjung Kodok Lamongan hilal juga dilaporkan terihat oleh petugas, dan di Bojonegoro hilal dilaporkan terlihat. Semua petugas yang melihat hilal telah disumpah oleh hakim Pengadilan Agama setempat.

    Penetapan 1 Syawal 1436 H pada Jumat (17/07) ini disepakati oleh seluruh peserta sidang itsbat yang berasal dari pimpinan ormas keagamaan. Dengan penetapan Idul Fitri 17 Juli 2015, maka seluruh umat Islam  merayakan Idul Fitri bersama. Menag juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh umat Islam dan berharap semuanya bisa kembali kepada jati diri kemanusiaannya.

    Kepada pimpinan ormas dan umat Islam, Menag meminta untuk merayakan malam takbir dengan tetap menjaga ketertiban dan spirit Idul Fitri.

    Sementara itu, Ketua Umum MUI Dien Syamsuddin dalam penjelasannya, menegaskan bahwa sudah saatnya umat Islam memiliki kalender resmi dengan standar global yang bersifat universal. Bila ini, dimiliki maka kontroversi perbedaan penetaan Idul Fitri bisa diatasi,” tegasnya. (dm/dm)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus