Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Anak Adalah Masa Depan Keluarga

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13282.jpg

    BANDUNG-Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini dalam release yang diterima jabarprov.go.id, (24/7) menjelaskan, bertepatan dengan Hari Anak yang jatuh pada 23 Juli,  Fraksi PKS DPR RI menyerukan 5 (lima) hal.

    Hari Anak Nasional merupakan beberapa refleksi. "Ketika kita berbicara tentang anak sesungguhnya kita sedang membicarakan masa depan. Karena anak adalah masa depan keluarga, masa depan bangsa, bahkan masa depan peradaban. Maka bicara anak, bukan saja bicara kondisi saat ini tapi tentang mimpi dan imajinasi sebuah bangsa.

    Dalam pandangan FPKS DPR RI, anak adalah anugerah sekaligus amanah karena ia adalah pewaris generasi. Anak-anak yang berkualitas adalah modal bangsa yg kuat dan tangguh di masa depan.

    Untuk itulah, sambung Jazuli dalam rangka Hari Anak Nasional, FPKS DPR RI memiliki 5 Seruan Aksi sebagai berikut:

    1. Keluarga, khususnya orang tua,  harus bertanggung jawab penuh dan mengambil peran vital sebagai pendidik dan pembentuk karakter anak yang pertama dan paling utama. Dalam hal ini, negara harus hadir untuk mengokohkan peran keluarga dalam mendidik dan membentuk karakter anak.

    2. Negara harus tanggap melihat anak sebagai investasi masa depan, siapapun dia dan dalam kondisi apapun dia. Oleh karena itu, negara harus responsif dan tak boleh abai pada kondisi penelantaran anak, eksploitasi anak, apalagi kekerasan terhadap anak. Pemerintah dan aparat penegak hukum harus melindungi anak indonesia dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi.

    3. Negara harus bertanggung jawab mewujudkan lingkungan yang aman  nyaman bagi tumbuh kembang anak dengan segala potensinya. Hal itu dilakukan antara lain dengan menghadirkan tuntunan pada setiap tontonan yg tersaji pada perbagai media publik. Stop tontonan/tayangan media yang merusak anak-anak Indonesia.

    4. Setiap warga masyarakat harus mengambil peran untuk menjaga tumbuh kembang anak-anak Indonesia. Diperlukan sensitivitas publik terhadap kebutuhan maupun ancaman terhadap tumbuh kembang anak. Jangan abaikan mereka. Jangan korbankan masa depan mereka.

    5. Serta, semua pihak hendaknya senantiasa memperkuat pendidikan dan karakter anak-anak Indonesia. Oleh karena, masa depan Indonesia ada di tangan mereka, dan hanya dengan pendidikan dan karakter unggul tersebutlah bangsa ini akan berjaya bersama mereka.

    Profil generasi masa depan itu,  telah terlukis apik di dalam konstitusi yaitu mewujudkan anak-anak (generasi bangsa) yang beriman bertakwa dan berakhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa (UUD Pasal 31 ayat 3).

    Di Hari Anak Nasional, ujar Jazuli  kepada seluruh anak-anak Indonesia

    "Anak-Anak Indonesia, engkau adalah pelukis masa depan orang tuamu serta bangsamu. (NR)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus