Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Inflasi Rendah, TPID Bogor Dapat Apresiasi BI

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13498.jpg

    BOGOR-Bertempat di Balaikota Bogor, Kamis, 6 Agustus 2015, Wakil Walikota Kota Bogor,   Ir. Usmar Hariman, didampingi jajarannya yang terdiri Sekda Kota Bogor, Asda Perekonomian serta beberapa Kepala Dinas yang juga merupakan anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bogor, menerima kedatangan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Rosmaya Hadi.

    Kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat yang juga selaku Anggota Dewan Pengarah Forum Koordinasi Pengendalian Inflasi (FKPI) Provinsi Jawa Barat tersebut selain merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap TPID Kota Bogor atas pencapaian inflasi yang rendah pada bulan Juli 2015 di Jawa Barat, juga dalam rangka menyelaraskan berbagai program kerja yang dimiliki kedua pihak untuk mendorong Kota Bogor menjadi semakin kompetitif.

    Dengan angka inflasi bulan Juli sebesar 0,49% (mtm), Kota Bogor tercatat sebagai kota dengan inflasi terendah dibandingkan dengan 6 kota yang dihitung inflasi lainnya di Jawa Barat.

    Pencapaian inflasi yang rendah tersebut tidak terlepas dari beberapa upaya Pemkot Bogor melalui langkah : 1) pengaturan jam bongkar muat barang di pasar tradisional sehingga menurunkan biaya operasional pelaku usaha, 2) operasi pasar barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, daging sapi, dan LPG 3 kg, dan 3) kerjasama dengan wilayah penyangga seperti Kabupaten Bogor, diantaranya penggunaan Rumah Potong Hewan (RPH) dan terminal agribisnis.

    Beberapa hal penting yang menjadi komitmen dalam pertemuan tersebut, di antaranya : 1) mengenai kinerja TPID untuk terus berusaha maksimal dalam mengendalikan inflasi melalui program-program kerja di masing-masing SKPD dengan berpedoman kepada Program “Proper Kahiji” yang dimiliki FKPI Jawa Barat (Program “Proper Kahiji” terdiri dari upaya : peningkatan PROduksi, antisipasi PErmintaan, Revitalisasi pasar, penyusunan KAjian pendukung, peningkatan Infrastruktur, dan peningkatan JarIngan konektivitas antar daerah ); 2) percepatan realisasi anggaran, khususnya yang terkait dengan upaya pengendalian inflasi di daerah, sebagaimana arahan Mendagri melalui surat nomor 500/2419/SJ; 3) komitmen Kota Bogor untuk melengkapi data website West Java Incorporated (WJInc.) guna menarik investor baik dalam ataupun luar negeri; dan 4) Bank Indonesia akan mendukung Kota Bogor dapat menjadi smart city melalui gerakan less cash society melalui Bogor Smart Card.

    Kedepannya pemerintah Kota Bogor dan Bank Indonesia akan terus berkoordinasi dalam upaya pengendalian inflasi, stabilitas sistem keuangan, pengembangan UMKM, serta kelancaran Sistem Pembayaran sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing pihak. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus