Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    HUT Jabar Ke-70, Sertifikasi Hasil Perikanan Dipromosikan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13507.jpg

    KOTA CIREBON-HUT Jabar ke-70, yang dilaksanakan melalui Road Show, berlangsung di Halaman BKPP Cirebon, Minggu (9/8).

    Road Show, sebagaimana yang sudah dilaksanakan sebelumnya di beberapa BKPP, diisi dengan pameran beberapa OPD yang menyajikan promosi program unggulan.

    Berkenaan dengan Pameran di road show kali ini, untuk sektor perikanan dan Kelautan dipromosikan sertifikasi hasil perikanan.

    Hal tersebut, diungkapkan Kadis Perikanan dan Kelautan Jabar, Djafar Ismail melalui Kepala Balai Pengujian dan Pembinaan Mutu Hasil Perikanan sertifikat Wahyu Nugraha, dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id, Minggu (9/8).

    Sertifikasi produk hasil perikanan, jelas Djafar sudah  kontinu dilaksanakan. Sertifikat produk hasil perikanan, dibuat jika ada permintaan dari perusahaan eksportir ikan.

    Dinas Perikanan dan Kelautan Jabar, atas permintaan tersebut, terlebih dahulu melaksanakan beberapa tahapan diantaranya melihat bagaimana proses pembuatan produk hasil perikanan termasuk juga dievaluasi bagaimana aspek keamanan pangan nya.

    Setelah komponen tersebut, terpenuhi baru dibuat sertifikat. Sertifikat untuk produk hasil perikanan yang telah dikeluarkan per bulan rata-rata sebanyak 150 sertifikat .

    Djafar, lebih lanjut memaparkan selain sertifikasi untuk produk hasil perikanan untuk ekspor, juga akan dikeluarkan sertifikat untuk produk makanan yang memanfaatkan bahan baku lokal yang dibuat oleh UKM.

    Sertifikat tersebut, dibuat untuk mengantisipasi persaingan usaha menjelang  pemberlakuan  MEA. Sertifikat untuk produk hasil perikanan yang dibuat untuk UKM, Dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Produk Hasil Perikanan.

    Tentang biaya, untuk produk hasil perikanan yang akan diekspor, dihitung berdasarkan tonase dan jumlah produk yang diekspor.

    Sementara itu, ujar Djafar untuk produk makanan yang dibuat UKM  tidak dipungut biaya. (NR)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus