Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dadang Naser : Semua Berawal Dari Keluarga

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13513.jpg

    BANDUNGKAB-Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) dan Hari Anak Nasional  dalam pandangan Bupati Bandung H.Dadang Mochamad Naser, SH, M.Ip bisa dijadikan moment untuk meningkatkan kepedulian dan peran semua stakeholder dan mitra kerja dalam melaksanakan program kependudukan dan keluarga berencana.

    “Dari kegiatan ini juga bisa dijadikan ajang untuk mengevaluasi kembali peran keluarga melalui pelaksanaan 8 (delapan) fungsi keluarga, yakni fungsi agama, kasih sayang, reproduksi, perlindungan, pendidikan, ekonomi, reproduksi, sosial budaya dan kepedulian terhadap lingkungan”, ungkap Bupati Dadang Naser disela-sela kegiatan Peringatan HARGANAS Ke-22 dan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2015 yang berlangsung di Bale Rame Sabilulungan, Jl.Alfathu Soreang, Kamis (06/08/2015).

    Kegiatan yang digelar oleh BKBPP (Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan) Kabupaten Bandung ini dihadiri Wakil Bupati Bandung H.Deden Rukman Rumaji, M.Ap, Sekretaris Daerah, Ir.H.Sofian Nataprawira, MP, Perwakilan BKBBN Provinsi Jawa Barat, Drs.Rahmat Mulkam, Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan, S.Ik, M.Hum, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung, Hj.Kurnia Agustina Dadang M.Naser.

    Dadang Naser menjelaskan, keluarga merupakan unit terkecil yang dapat menentukan kualitas dan nasib suatu bangsa. Keluarga menjadi pilar utama dan berawal lahirnya kualitas SDM (Sumber Daya Manusia), ucap Dadang Mochamad Naser.

    Dadang Naser sangat konsern terhadap masalah kekerasan terhadap anak, baik kekerasan fisik maupun kekerasan seksual dan ini menjadi PR untuk pemerintah daerah. Angka kekerasan seksual terhadap anak, dinilainya sudah menjadi fenomena nasional yang kejadiannya di Kabupaten/kota sudah cukup tinggi.

    Hal tersebut menurutnya salah satunya dampak dari arus globalisasi dan budaya yang begitu tinggi sehingga banyak terjadi kasus pornografi. “Disinilah dibutuhkan peran dan kewaspadaan keluarga dan masyarakat. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban kekerasan seksual. Moment peringatan ini menjadi penting bagi kita karena senantiasa akan mengingatkan kita betapa pentingnya keluarga. Karena semua berawal dari keluarga”, pesannya pula.

    Menyikapi kekerasan yang kerap dialami anak-anak, Hj.Kurnia Dadang M.Naser mengatakan betapa pentingnya pengawasan dan perlindungan keluarga terhadap anak. Selaku Ketua P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Kabupaten Bandung, Kurnia sangat termotivasi untuk membangun dan menjadikan Kabupaten Bandung sebagai daerah yang ramah dan layak anak.

    Agar kekerasan terhadap anak tidak terjadi, menurut Kurnia Agustina, di lingkungan keluarga orangtua harus aktif dan sering memberikan informasi kepada anak-anaknya tentang bagian tubuh mereka yang perlu dijaga dan dlindungi yang tidak boleh diraba oleh orang lain. “Jika sampai hal itu dialami sang anak, maka si anak diwajibkan untuk teriak dan lari. Itu merupakan salah satu cara antisipasi keluarga untuk menghindari kekerasan seksual” ucap istri Bupati Bandung ini.

    Kurnia sangat menganjurkan, anak-anak dibekali kemampuan untuk memiliki keahlian bela diri seperti karate, yudo dan takwondo. “Setidaknya itu menjadi modal awal jika mereka mendapatkan gangguan secara fisik dan kekerasan seksual dari lingkungannya”, ucapnya pula.

    Kepala BKBPP Kabupaten Bandung, H.Hendi Ariadi Purwanto, SH, M.Si berharap melalui kegiatan ini dapat menggugah dan meningkatkan kesadaran setiap individu, orangtua, keluarga dan seluruh masyarakat akan pentingnya peran, tugas dan kewajiban masing-masing dalam memenuhi dan melindungi anak.

    Menyambut peringatan Harganas kabupaten Bandung, pihaknya telah menggelar berbagai rangkaian kegiatan seperti jambore institusi masyarakat pedesaan berupa lomba Pasanggiri Seni Budaya Siloka Kencana yang diikuti oleh perwakilan kecamatan. Kemudian jambore dan outbond anak-anak, remaja dan peserta PIKR.

     “Kami juga menggelar Saresehan Anak dalam kegiatan Forum Anak dengan menghadirkan narasumber Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Hj.Kurnia Dadang Naser serta mengadakan Pameran dan Gelar Dagang yang diikuti oleh kelompok UPPKS dan PEKKA”,jelasnya pula

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus