Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sosialisasi Jaminan Pensiun BPJS Kurang Gencar

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13544.jpg

    BANDUNG - Sejak 1 Juli 2015, BPJS mulai memberlakukan jaminan pensiun. Namun karena kurangnya sosialisasi maka program itu belum banyak diikuti pengusaha, termasuk di Jabar.

    "Kami belum bisa menjalankannya. Kami belum mendapat pemanggilan. Program itu pun belum tersosialisasikan pada perusahaan-perusahaan dan para pekerja serta karyawan," tandas Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jabar, Dedy Widjaja.

    Menurutnya, kalangan pelaku usaha dan industri, khususnya, di Jabar menilai program itu belum terpahami secara jelas. Untuk itu, Dedy menyatakan, pihaknya berkeinginan untuk lebih memahami program tersebut sebelum bergulir.

    "Seandainya kalangan pekerja, karyawan, dan buruh melakukan penolakan, sebaiknya, jangan paksakan program tersebut. Selain itu, program tersebut pun, tambahnya, harus diterima kalangan pelaku usaha dan industri. Jika dipaksakan, ucap dia, pihaknya khawatir program Dana Pensiun itu tidak berbeda dengan Jaminan Hari Tua (JHT)."

    Meski demikian, Dedy menyatakan, pada dasarnya, kalangan pelaku usaha dan industri setuju atas adanya program tersebut. Namun, tegas Dedy, program Dana Pensiun harus punya manfaat bagi kalangan pekerja, karyawan, dan buruh. jo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus