Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perpustakaan Wahana Belajar Sepanjang Hayat

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13584.jpg

    BANDUNG-Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar mengatakan, perpustakaan sebagai salah satu wacana pembelajaran masyarakat karena di perpustakaan tersedia fasilitas untuk melakukan kontak dengan  para jenius dari berbagai negara melalui buku.

    Di perpsutakaan juga dapat dilakukan perantauan mental berbagai macam pemikiran dengan  perjalanan lewat bacaan. Hal itu karena pada dasarnya bahan  perpustakaan adalah rekaman ungkapan perasaan, gagasan, pengalaman dan pengetahuan umat manusia dari generasi ke  generasi.

    “Dengan demikian dapat dikatakan bahwa perpustakaan merupakan wahana belajar masyarakat sepanjang hayat. Namun demikian, upaya untuk menjadikan perpustakaan  sebagai wahana belajar masyarakat sepanjang hayat,  tentunya harus ditunjang dengan upaya membangun masyarakat gemar belajar, yang diawali dengan  gemar membaca dan menulis,” kata Deddy Mizwar dalam sambutannya pada acara Peresmian Perpustakaan Ajip Rosidi, di Jalan Garut Nomor 2, Kota Bandung, Sabtu (15/8).

    Begitupun sebaliknya, lanjut Deddy, upaya membangun masyarakat gemar belajar juga harus ditunjang oleh perpustakaan yang representatif yang dapat menarik orang untuk  berkunjung.

    Upaya memerankan dan memberdayakan perpustakaan tidak bisa lepas dari kondisi kemampuan membaca masyarakat, minat gemar membaca dan ketersediaan bahan bacaan yang didukung oleh strategi operasional pemberdayaan perpustakaan agar dapat dengan mudah diakses  oleh masyarakat pemustaka. Hal ini sekaligus juga sebagai upaya untuk membudayakan kegemaran membaca dalam masyarakat.

    Pembudayaan kegemaran membaca, menurut Deddy Mizwar,  tidak hanya ditentukan oleh keinginan dan sikap masyarakat terhadap bahan-bahan bacaan, tetapi juga ditentukan oleh ketersediaan bahan-bahan bacaan yang memenuhi kebutuhan mayasarakat serta kemudahan akses, yaitu tersedianya sarana dan prasarana sehingga masyarakat dengan mudah memperoleh bahan bacaan dan informasi tentang  bahan bacaan.

    “Atas dasar tersebut, Pemerintah  Provinsi Jawa  Barat senantiasa terus berupaya untuk megembangkan perpustakaan yang tidak hanya sekedar melayani untuk membaca buku-buku, tetapi juga harus dapat untuk mengasah otak, memperluas dan memperdalam pengetahuan serta melahirkan kecakapan dalam berbagai aktivitas dengan mengutamakan kemudahan akses bagi masyarakat,” katanya.

    Dalam kerangka mengembangkan perpustakaan sebagaimana kualifikasi tersebut, tentunya pemerintah maupun pemerintah daerah dihadapkan dengan berbagai keterbatasan baik teknis maupun non teknis. Sehubungan dengan hal itu ketelibatan segenap lembaga, baik formal maupun non formal, diharapkan dapat mendukung upaya tersebut.

    “Alhamdulillah Kang Ajip Rosidi beserta Yayasan Pusat Studi Sunda dan pihak terkait lainnya, telah menunjukkan kepedulian dalam mengembangkan perpustakaan di Jawa Barat melalui pembangunan Perpustakaan Ajip  Rosidi. Saya sangat mengapresiasi dan  ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kang Ajip Rosidi dan kepada sepuruh pihak yang sudah membantu terwujudnya  Perpustakaan Ajip Rosidi, sebuah pusat studi sunda, dan saya berharap semoga perpustakaan ini menjadi amal yang terus mengalir sepanjang masa untuk Kang Ajip dan teman-teman dalam upaya mencerdaskan bangsa, dalam upaya menyebarluaskan ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan,” pungkasnya. (enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus