Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Jabar : Pentas Ternak Momentum Tingkatkan Swasembada Daging

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13841.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, bertempat  di Lapangan Hijau Kota Baru Parahyangan KBB, membuka Pentas Ternak tahun 2015, Selasa (1/9). Agenda tahunan yang menampilkan perkembangan  hewan ternak antara lain domba/Kambing, Sapi dan berbagai hewan unggas lainnya, dihadiri  Bupati/Walikota dan para peternak di Jawa Barat.

    Nampak hadir dalam kegiatan tersebut,  Bupati KBB Abu Bakar,  Bupati Garut RuddyGunawan, Ketua Komisi II DPRD Jabar, Ridho Budiman dan pimpinan OPD di lingkungan Pemprov. Jabar.

    Gubernur, dalam acara tersebut menjelaskan, bahwa  Pentas Ternak yang meliputi kegiatan pesta patok dan kontes ternak merupakan kegiatan tahunan. Melalui kegiatan tersebut,  diharapkan menjadi  momentum semangat baru untuk mewujudkan swasembada daging.

    Ke depan, ujar Gubernur,  kontes ternak dapat  menghasilkan komitmen untuk memperjuangkan terwujudnya swasembada daging. Melalui pesta  ternak, dalam tahap selanjutnya dapat  menjadi momentum swasembada atau kemandirian pangan.

    Kemudian Gubernur menyinggung tentang suplai daging.  Saat ini harus dipikirkan bersama, mengingat  tingkat konsumsi daging seiring pertambahan penduduk dan meningkatnya segmen kelas menengah baru terus alami peningkatan yang disisi lain berdampak pada  kurang tercukupinya  kebutuhan daging sehingga untuk memenuhinya direalisasikan melalui   impor.

    Gubernur menyambut baik dan mengaprfesiasi Program Pemerintah Pusat yang akan membangun sentra peternakan. Ini merupakan langkah maju, jelas Gubernur.

    Pemerintah Pusat berencana membangun sentra-sentra ternak di daerah.  Di Garut khusus untuk sentra "domba garut". Di Kabupaten Subang dijadikan pusat pengembangan "sapi potong". Di Ciamis sebagai pusat pengembangan "ayam potong". Kemudian di Bandung Barat,pusat atau sentra pengembangan "sapi perah". Untuk itu, Gubernur meminta kepada kepala daerah untuk membuat "peta unggulan" peternakan di daerah.

    Langkah yang sudah diimplementasikan di Pemprov. Jabar, lanjut Gubernur,  diantaranya  dilaksanakan penelitian pengembangan populasi  ayam kampung seperti ayam sentul yang bisa dipotong 30 hari. "Bila ayam kampung" bisa dikembangkan dengan masa panen 30 hari, maka ini akan menjadi prestasi besar tidak saja di Indonesia, mungkin di dunia, demikian Gubernur Heryawan.

    Pada kesempatan even Pesta Ternak Tahun 2015 ini, Gubernur menyerahkan penghargaan dan hadiah kepada para peternak yang berhasil mengembangkan ternaknya, sehingga memiliki bobot dan kualitas yang baik. Para pemenang pengelolaan hewan ternak itu, sehari sebelumnya, Senin (31/8) telah diadakan penilaian oleh Tim Juri yang dibentuk oleh Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat.

    Berdasarkan hasil penilaian Tim Juri, maka keluar sebagai pemenang juara umum, yaitu, Kabupaten Bandung, Juara Umum II, Kabupaten Garut dan Juara Umum III, Kabupaten Bandung Barat.

    Usai acara resmi Pesta Ternak, Gubernur  dan Ketua DPRD Jabar, perwakilan dari Kementrian Pertanian, Kadisnak Prov. Jabar dan pimpinan OPD, meninjau arena pameran/kontes Ternak dan lakukan dialog dengan peternak khususnya yang hewan ternaknya mendapat prestasi terbaik.

    Dari arena kontes ternak, Gubernur menuju acara "minum susu" bersama dengan anak-anak sekolah tingkat sekolah dasar dan taman kanak-kanak. Di acara tersebut, Gubernur mengomandokan acara "minum susu".

    Mengakhiri kegiatan di even Pentas Ternak", Gubernur lakukan penanaman pohon jenis "Ki Hujan", sambil disaksikan anak-anak yang juga ingin turut dalam penanaman pohon tersebut.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus