Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jabar Harus Terdepan Dalam Pengembangan Aparatur

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_14080.jpg

    BANDUNG-Plh.Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menyatakan, dalam rangka mengoptimalkan eksistensi aparatur pemerintah, diperlukan upaya pengelolaan dan pengembangan sumber daya aparatur secara lebih proporsional dan professional guna membangun aparatur birokrasi yang efisien, produktif, kapabel, berdaya saing dan berorientasi pada pelayanan publik

    “Namun, pada sisi yang lain  tidak dapat kita pungkiri bahwa aspek kapabilitas, dedikasi, loyalitas, ketaatan, prakarsa, kepatuhan dan skill, bukanlah sesuatu yang secara otomatis sudah dan melekat pada diri setiap aparatur pemerintah. Dalam kaitan itulah, pengembangan kapabilitas aparatur, khususnya melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) aparatur senantiasa menjadi konsen pemerintah dan pemerintah daerah,” kata Plh. Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar dalam sambutannya pada acara Pembukaan Pemeran Inovasi Projek Perubahan PNS Alumni Diklatpim Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Badiklatda) Jawa Barat dan Launching Program Badiklatda Jabar Berbasis Teknologi Informasi di Aula Gedeng Badiklatda Provinsi Jawa Barat, Jalan Windu Nomor 26, Kota Bandung, Senin (21/9) .

    Plh. Gubernur menjelaskan, dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara ditegaskan, bahwa setiap aparatur diwajibkan menggunakan sepuluh persen dari jam kerja dalam setahun untuk pengembangan profesionalisme dan kompetensi melalui diklat aparatur. Menyikapi hal tersebut, tentunya penyelenggaraan diklat aparatur sebagai ruang bagi pengelolaan dan peningkatan kapasitas dan kapabilitas aparatur ke depan harus semakin dioptimalkan dan juga diimbangi oleh manajemen pelayanan diklat aparatur lebih berkualitas, efektif dan efisien.

    “Saya kira semestinya Jawa Barat yang terdepan dalam hal ini. Kita kawal nanti bagaimana anggarannya. Karena Jawa Barat masyarakat atau penduduknya besar sekali dan lebih kompleks persoalannya. Jadi semestinya kita yang terbaik,” katanya.

    Terkait dengan penyelenggaraan gelar inovasi projek perubahan alumni Diklatpim Badiklatda Jawa Barat yang dirangkaikan dengan Launching Program Badiklatda Jawa Barat  Berbasis Teknologi Informasi, kata Plh. Gubernur, diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya kita bersama dalam rangka pemberdayaan penyelenggaraan diklat aparatur yang berkualitas, efektif dan efisien guna menghasilkan kualitas aparatur yang kompeten dan professional sesuai dengan grand desain reformasi birokrasi tahun 2010- 2025.

    “Pada gilirannya nanti, diharapkan muara dari kegiatan ini adalah terciptanya kualifikasi aparatur di lingkup pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Barat yang benar-benar menjadi sosok aparatur reformis, yaitu aparatur yang mampu memberi warna perubahan baru pada iklim dan kultur birokrasi yang masih cenderung negatif,  ke arah kultur birokrasi yang berdaya saing dan produktif yang terefleksikan pada terbentuknya prilaku dan etos kerja yang tinggi dengan berdasarkan akuntabilitas transparansi partisipatif dan juga kesadaran terhadap penegakkan hukum, visioner, profesionalitas, efektivitas dan efisiensi.

    Saya mengapresiasi dengan diluncurkannya program Badiklatda Berbasis Teknolohi dan Informasi,” pungkasnya.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus