Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kadin Jabar Gelar Program GARUDA

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15023.jpg

    BANDUNG- Ketua Umum  Kadin Jawa Barat, Agung Suryamal Sutisno mengungkapkan, Kadin Jawa Barat telah melaksanakan program GARUDA, Gerakan Wirausaha Desa. Gerakan tersebut sebagai upaya Kadin Jabar menciptakan wirausaha-wirausaha di pedesaan.

    “Kami mohon ke depan program GARUDA kami ini bersinergi dengan Program Kewirausahaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Agung pada acara Evaluasi Ekonomi 2015 dan Outlook 2016 yang digelar oleh Forum Ekonomi Jawa Barat (FEJ) di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jum’at (27/11). Direktur Utama Bank BjB, Ahmad Irfan,

    Acara Evaluasi Ekonomi 2015 dan Outlook 2016 dibuka oleh Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan. Dihadiri oleh Sekda Jawa Barat, H. Iwa Karniwa, Ketua FEJ, Yayat Priatna Purwita, Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat  para pengurus Kadin Jawa Barat, pengurus dan anggota ISEI Jawa Barat dan para undangan.

    Agung menjelaskan, Program GARUDA,  terinspirasi oleh Negara Cina yang pada 25 tahun atau 30 tahun yang lalu rakyatnya menjadi beban. Untuk makan saja ngantri. Tapi, sekarang ekonomi dan pembangunan di Cina maju pesat.  Kemajuan ekonomi dan pembangunan tersebut karena Cina dapat memberdayakan penduduknya yang 1,3 milyra jiwa untuk bisa produktif.

    “Nah, dari situlah kami dan kawan-kawan di Kadin Jabar bergerak ke desa-desa, karena Negara kita memiliki sumber daya manusia dan sumber daya alam luar biasa. Kita coba dorong agar rakyat kita produktif,” katanya.

    Program GARUDA, lanjut Agung, dilaunching di Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Dipilihnya Cililin karena daerah tersebut merupakan sentra TKW. Dengan didukung oleh BRI, Kadin Jabar memberika pelatihan-pelatihan kepada para TKW tersebut.

    “Mereka dilatih membuat roti dan merias penganting serta membuat lampu hemat energy.  Kami juga bantu  mengenai akses pemasaran dan juga permodalannya,” katanya. (enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus