Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pelaku IKM Sukabumi Kembangkan "Kicimpring"

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15218.jpg

    BANDUNG-Pelaku IKM asal Kabupaten dan Kota Sukabumi, kini mengembangkan inovasi baru. Inovasi baru tersebut, diimplementasikan dalam pembuatan baru produk makanan dan minuman.Hal tersebut, diutarakan pelaku IKM asal Sukabumi, Toto Suprapto dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id, Kamis sore, (10/12) di kawasan Kepatihan, Kota Bandung.

    Menurut Toto, selama ini di kawasan Sukabumi produk makanan olahan yang sudah berkembang dan sudah dikenal lama oleh masyarakat adalah produk Mochi. Kini, beberapa pelaku usaha sudah mengembangkan jenis makanan baru. Makanan baru yang sudah dikembangkan, ungkap toto pertama, nasi liwet instan.

    Nasi liwet, dibuat dalam berbagai jenis didasarkan atas bahan baku yang digunakan yaitu berdasarkan jenis beras. Bisa  beras merah dan beras spesial lainnya. Produk kedua, yaitu, kicimpring (enye). Ketiga, keripik combro. Untuk produk kedua dan ketiga, semuanya mempergunakan bahan baku singkong.Kedua jenis makanan tersebut, kini concern dikembangkan mengingat potensi singkong tersebar cukup banyak di Sukabumi. Selanjutnya, sambung Toto, produk keempat berupa minuman gula aren dan produk tersebut, dikembangkan di kawasan Palabuhanratu.

    Produk makanan dan minuman olahan baru di Sukabumi, pembuatannya sudah berjalan 2 tahun. Produk tersebut, sudah dijual melalui retail modern di carrefour. Pemasarannya, sudah merambah juga ke retail modern di DKI Jakarta. Untuk di DKI Jakarta, melalui agen-agen kini sudah bisa dipromosikan di 13 outlet.

    Kendati  pasokan maupun pendapatan masih terbatas, pengembangan produk baik kuantitas maupun kualitas akan terus dilanjutkan. Hal yang menjadi pertimbangan, akses pasar saja masih terbuka, untuk di Kota dan Kabupaten Sukabumi saja jumlah minimarket kini telah mencapai 320 unit.

    Kedepan, ujar Toto, dengan potensi pasat tersebut dapat terbangun kerjasama antara pelaku IKM dan minimarket dalam mempromosikan produk. (NR)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus