Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkab/Pemkot Se-Jabar Tandatangani Kerjasama Pengembangan Puskemas

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/11.jpg

    Seluruh Pemkab/Pemkot Se-Jabar, secara resmi menandatangani kerjasama Pengembangan Puskesmas yang nanti keberadaannya berfungsi sebagai Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar (PONED).

    Penandatanganan kerjasama berlangsung di Aula Barat Gedung Sate (13/1). Naskah kerjasama ditandatangani, para Bupati/Walikota atau yang mewakili dihadapan Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan.

    Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara, Kadis Kesehatan Jabar, Alma Lucyati,  para pimpinan OPD di lingkungan Pemprov. Jabar serta para Kadis Kesehatan Kabupaten/Kota Se-Jabar.

    Terkait dengan penandatanganan kerjasama Pengembangan Puskesmas yang nanti keberadaannya berfungsi sebagai PONED, Kadis Kesehatan Jabar dalam laporannya dalam pertemuan tersebut mengungkapkan peluncuran kerjasama Pengembangan Puskesmas yang nanti keberadaannya berfungsi sebagai PONED dilatarbelakangi oleh masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Jabar.

    Dilatarbelakangi oleh adanya kenyataan tersebut, layanan kesehatan dasar masih perlu ditingkatkan, diantaranya sarana dan prasarana kesehatan. Fasilitasi layanan kesehatan dasar merupakan target program yang ingin dicapai dalam tahun 2010 dan tahun 2011.

    Sejalan dengan perbaikan pembangunan kesehatan, Jabar juga menargetkan penurunan jumlah penderita gizi buruk, penurunan AKI dan AKB dan penurunan penyakit HIV/AIDS serta percepatan pemberantasan penyakit menular.

    Pemprov. Jabar, dalam merespon masalah masih tingginya AKI dan AKB, mulai pertengahan tahun 2011 akan diluncurkan layanan kesehatan secara gratis untuk ibu bersalin dari kalangan masyarakat tidak/kurang mampu.

    Berkaitan dengan peluncuran PONED, dalam tahun ini juga disiapkan tenaga medis baik dokter maupun perawat serta para ahli gizi. Dalam tahun 2011, juga akan dilatih tim PONED sebanyak 100 orang dan pengelola Puskesmas yang berfungsi PONED. (Nur)
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus