Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov Jabar Ikhtiar Serius Percepat Pembangunan BIUTR

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15933.jpg

    BANDUNG- Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berikhtiar secara serius mempercepat pembangunan Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR) atau tol dalam kota. Pasalnya, BIUTR tersebut  diperkirakan  akan mampu mengurangi kemacetan lalu lintas kendaraan di Bandung hingga 50 persen dan efisiensi transportasi.

    “Mudahan-mudahan saja proyek ini berjalan lancar, mohon doanya. Kalau ikhtiar kan harus serius,” kata Sekretaris Daerah Jawa Barat, H. Iwa Karniwa di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (3/2) kepada wartawan.

    H. Iwa menjelaskan, untuk melakukan percepatan pembangunan BIUTR tersebut, pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung akan membentuk tim kecil. Tim kecil ini nantinya akan melakukan mekanisme dan hal-hal yang lebih teknis di lapangan, misalnya melakukan pendataan lahan yang terkena proyek BIUTR secara detail.

    Untuk pembangunan BIUTR tersebut, kata H. Iwa, antara lain akan menggunakan lahan beberapa instansi pemerintah. Proyek pembangunan ini melewati lahan 14 badan/lembaga dan kementrian. Sehingga pembangunan BIUTR ini sempat terkendala masalah perijinan. Untuk itu, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat dibantu oleh Menko Maritim telah berkoordinasi dengan 14 badan/lembaga dan kementrian tersebut.

    “Alhamdulillah pada rapat tanggal 2 Februari 2016 kemarin, sembilan lembaga sudah bilang oke,” katanya.

    Menurut H. Iwa, keberadaan BIUTR ini dapat mendukung fungsi Tol Padalarang-Cileunyi yang selama ini menjadi andalan pergerakan orang dan barang di wilayah Bandung Raya. Keberdaaannya diperkiarakan akan mampu mengatasi kemacetan di Bandung hingga 50 persen dan efisiensi transportasi.

    “Karena kan nanti akan jadi dua tol, yaitu Padalarang Cileunyi yang sekarang sudah ada dan Pasteur Cileunyi, BIUTR. Nanti dari Arcamaik kalau ingin jalur tol tidak perlu lagi masuk melalui pintu tol Pasteur. Demikian juga dari Cibiru,” tuturnya.

    H. Iwa menjelaskan, dalam tahun anggaran 2016 ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran Rp 200 Milyar untuk pembebasan lahan seluas 13 hektar bagi pembangunan BIUTR trase Km 149 Gedebage hingga Jalan Soekarno Hatta sepanjang 1,3 Km.

    Secara keseluruhan, Proyek BIUTR ini akan dibangun sepanjang 27,3 Km dengan ruas Pasteur-Pasirkaliki-Sukaluyu-Ujungberung-Cibiru-Cileunyi. BIUTR ini akan dibagi dalam beberapa trase, yaitu Trase 1 Seksi 1, meliputi akses Jalan Pasupati menuju Underpass Gasibu dengan panjang 5,5 Km, Trase 1 Seksi 2, akses Jalan Soekarno Hatta menuju Tol Gedebage dengan panjang 4 Km. 

    Selanjutnya Trase II Seksi 1, akses Underpass Gasibu menuju Cicaheum dilanjutkan ke Ujungberung dengan panjang 8,8 Km, Trase II Seksi 2, akses Ujung Berung menuju Jalan Soekarno Hatta dengan panjang 2,7 Km dan Trase II Seksi 3, akses Ujungberung menuju Cibiru dilanjutkan sampai Cileunyi sepanjang 6,3 Km.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus