Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tingkat Penghunian Kamar Hotel di Jabar Alami Penurunan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_16267.jpg

    BANDUNG-Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel di Jawa Barat pada Januari 2016 mengalami penurunan dibandingkan TPK desember 2015. Penurunan tersebut disebabkan oleh turunnya TPK hotel kelas bintang maupun non bintang.

    Hal demikian dikemukakan Kepala BPS Prov. Jabar, Bachdi Ruswana dalam pertemuan dengan insan pers, Selasa (1/03), bertempat di Kantor BPS, Jl. PPH.Mustopa Bandung.

    Menurut Bachdi Ruswana, TPK Hotel bintang pada Januari 2015 mencapai 46,2 persen dan hotrel non bintang mencapai 34,55 %. Sedangkan pada Desember 2014 TPK hotel bintang tercatat 49,14 persen dan TPK hotel non bintang tercatat 35,13 persen.

    Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Jawa Barat secara rata-rata pada Januari 2016 sebesar  44,60 persen, mengalami penurunan 3,00 poin dibandingkan Desember 2015 yang tercatat sebesar 47,60 persen. Selama periode Januari 2015 hingga Januari 2016, TPK kelompok hotel bintang selalu lebih tinggi dari TPK hotel non bintang, jelas Bachdi.

    Tingkat penghunian kamar hotel bintang pada Januari 2016 mengalami penurunan dibandingkan Desember 2015. Penurunan TPK hotel secara keseluruhan pada Januari 2016 disebabkan oleh turunnya TPK kelas bintang 1,3 dan bintang 4 yang cukup signifikan, sehingga berpengaruh terhadap total TPK hotel bintang.

    TPK tertinggi menurut hotel kelas bintang pada Januari 2016 tercatat pada hotel bintang 5 (68,77 persen), kemudian diikuti oleh hotel bintang 2 (58,47 persen) dan hotel bintang 4 (52,36 persen). Sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 (24,61 %).

    Sedangkan  rata-rata lama menginap tamu (asing dan Indonesia) di hotel berbintang lebih lama dibandingkan dengan tamu yang menginap di hotel non bintang. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada Januari 2016 lebih tinggi dibandingkan Desember 2015, yaitu selama 1,46 hari. Bila dibandingkan rata-rata lama menginap tamu secara total tahun sebelumnya pada bulan yang sama (Januari 2015) yaitu selama 1,36 hari, rata-rata lama menginap pada Januari 2016 menunjukkan angka yang lebih tinggi.

    Lebih lanjut Bachdi menjelaskan, bahwa pada Januari 2016, tamu asing menginap lebih lama di hotel bintang daripada non bintang, dengan rata-rata lama menginap di hotel bintang selama 3,33 hari. Sedangkan di hotel non bintang selama 2,79 hari. Secara rata-rata lama menginap tamu asing di hotel bintang dan non bintang pada Januari 2015 sebesar 3,28 hari, lebih tinggi dibanding rata-rata menginap pada Desember 2015. Hal yang sama terjadi pada rata-rata lama menginap tamu Indonesia pada Januari 2016, dimana rata-rata lama menginap tamu asing 1,58 hari di hotel bintang dan 1,16 hari di hotel non bintang. Rata-rata menginap tamu Indonesia pada Januari 2016 di hotel bintang dan non bintang 1,17 hari, lebih lama dibandingkan bulan sebelumnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus