Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BPJS Bayarkan JKK Karyawan PT DI

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_16436.jpg

    BANDUNG-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bandung Suci menyerahkan manfaat program Jaminan Sosial yaitu santunan Jaminan Kecelakaan Kerja kepada ahli waris dari salah seorang karyawan PT Dirgantara Indonesia  yang meninggal dunia saat melakukan pekerjaannya.

    Rita Handayani, istri dari Almarhum Moch Aep Saepudin menerima langsung santunan yang diserahkan oleh Kepala Kantor BPJS
    Ketenagakerjaan Cabang Bandung Suci, Darmadi. Penyerahan santunan tersebut juga turut dihadiri oleh Direktur Umum dan SDM PT Dirgantara Indonesia Sukatwikanto.

    Kepala BPJS Cabang Bandung Suci Darmadi menjelaskan bahwa pemberian santunan kecelakaan kerja yang menyebabkan meninggal dunia bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan merupakan perlindungan jaminan sosial yang merupakan amanah undang-undang, disebutkan bahwa setiap peserta yang mendapat musibah kecelakaan saat bekerja wajib mendapat santunan
    apalagi itu menyebabkan meninggal dunia.

    "Bagi karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan pekerjaan yang menyebabkan meninggal dunia, maka ahli waris wajib mendapatkan santunan sebesar 48 kali gaji almarhum yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan” jelasnya Senin (14/3) di Bandung.

    Darmadi juga menambahkan, bahwa santunan tersebut diberikan kepada Rita Handayani selaku ahli waris semoga bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

    “Penyerahan santunan tersebut mencapai 366 juta rupiah, karena termasuk kategori kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia dan terjadinya saat bekerja, dan semua santunan merupakan hak dari akhli waris semoga bermanfaat dan dapat digunakan dengan sebaiknya,”imbuh Kakacab.

    “Jaminan Kecelakan Kerja adalah salah satu program BPJS Ketenagkerjaan yang bertujuan untuk melindungi pekerja dari resiko dan akibat yang ditimbulkan oleh pekerjaan itu sendiri. Pekerja berhak mendapatkan perlindungan tersebut sebagaimana telah diatur dalam UU No 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelengaara Jaminan Sosial, Tambah Kakacab.

    Dengan Terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) No 45 tentang program Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan, selain mendapatkan perlindungan dari program Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Kecelakaan Kerja tenaga kerja juga mendapatkan Jaminan Pensiun. Terhitung bulan Juli 2015 perusahaan wajib mengikuti Program Jaminan Pensiun. BPJS
    Ketenagakerjaan selalu berupaya memberikan perlindungan bagi tenaga kerja seperti yang telah diamanatkan oleh Undang Undang demi mewujudkan kesejahteraan bagi setiap pekerja. jo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus