Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    UN SMA/SMK/MA/MAK 2016 Digelar Mulai 4 April

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_16566.jpg

    BANDUNG-Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi Dinas Pendidikan (Dikmenti Disdik) Provinsi Jawa Barat, Dr. Dodin Rusmin Nuryadin mengatakan, Ujian Nasional (UN) Tahun 2016 untuk Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Madrasah Aliyah dan Madrasah Aliyah Kejuruan (SMA/SMK/MA/MAK) akan digelar mulai tanggal 4 April hingga 6 April 2016 untuk SMA dan MA dan mulai tanggal 4 April hingga 7 April 2016 untuk SMK dan MAK.

    "Hari ini kita rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan UN 2016. Untuk soal UN SMA,SMK,MA dan MAK saat ini sudah ada di gudang kita di Delta Mas Bekasi. Nanti tanggal 1 dan 2 April 2016 kita distribusikan ke rayon-rayon kabupaten/kota se-Jabar," kata Dr. Dodin di ruang kerjanya, Kantor Disdik Jabar, Jl. dr. Radjiman, Kota Bandung, Selasa (22/3) kepada jabarprov.go.id.

    Soal-soal UN tersebut, kata Dodin, dari rayon masing-masing kabupaten/kota, selanjutnya didistribusikan ke masing-masing sekolah.

    "Paling lambat H-1 pelaksanaan UN, soal-soal tersebut harus sudah sampai di sekolah masing-masing," katanya.

    Terkait dengan isu kebocoran soal dan kunci jawaban yang selalu muncul setiap tahun ketika menjelang dan ketika pelaksanaan UN, Dodin mengatakan pihaknya berupaya mengantisipasi semaksimal mungkin supaya hal tersebut tidak terjadi di Jawa Barat. Salah satunya dengan cara melakukan pengamanan, penjagaan dan pengawalan secara ketat terhadap soal dan kunci jawaban UN.

    "Saya kira kalau SOP (Standar Operasional Prosedur) nya dijalankan dengan baik dan benar, mulai dari proses pengadaan, distribusi ke rayon-rayon hingga ke sekolah masing-masing, tidak akan terjadi kebocoran soal maupun kunci jawaban. Sejak masuk gudang sudah dijaga setiap hari oleh petugas dari kepolisian dan Disdik Jabar. Ketika didistribusikan juga  dikawal sampai tempat tujuan oleh petugas kepolisian dan Disdik Jabar. Tapi, kalau memang ada indikasi dan ada bukti;bukti yang kuat, laporkan saja ke pihak berwenang. Saya setuju pelakunya ditindak tegas," katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus