Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bintek Permodalam Bagi UMKM

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_16652.JPG

    KARAWANG-Berkenaan dengan perkembangan ekonomi saat ini, maka pemerintah Kabupaten Karawang semakin gencar mencari solusi dan cara terbaik untuk menghadapi tantangan global. Ekonomi mikro merupakan salah satu cara terbaik dalam menyelamatkan perekonomian agar tak tersulut arus krisis moneter. Mengingat betapa pentinya peran ekonomi mikro ini, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang sebagai badan yang menangani kegiatan perekonomian mikro kecil menengah atau biasa kita kenal sebagai UMKM, memprakarsai pembukaan Bintek Aksesibilitas Permodalan yang diselenggarakan di Rumah Makan Indo Alam Sari, pada hari Selasa (29/03).

    Dalam kesempatan tersebut hadir,  Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, S. Ag serta Co-Founder PT. Indonetwork Mitra Utama, Kepala Kantor PT. POS Indonesia, kepala BPN Karawang dan para peserta kegiatan bintek yang terdiri dari 120 orang pengusaha UMK se-Kab. Karawang.

    Dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, menyampaikan terimakasihnya kepada jajaran panitia terutama jajaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro , Kecil dan Menengah yang telah menggagas acara tersebut. Ia juga berharap semoga acara ini dapat memberikan kontribusi bagi upaya peningkatan pertumbuhan, pengembangan dan profesionalitas para pengusaha kecil dan menengah di Kabupaten Karawang.

     “Sebagaimana kita maklumi, dalam program pembangunan, Kabupaten Karawang telah menetapkan berbagai agenda pembangunan yang secara garis besar dituangkan dalam visi: Karawang yang mandiri, maju, adil , makmur dan sejahtera, dimana salah satu tolak ukur perwujudan visi diatas adalah melalui peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)” ujar Jimmy.

    Selain itu, Hj. Siti Nurdinasari, SE, selaku ketua pelaksana, menyampaikan laporannya bahwa acara tersebut di latar belakangi oleh permasalahan mendasar usaha kecil menengah yang  menyangkut penyediaan dan pembiayaan modal usaha yang sepertinya perlu diadakannya bimbingan teknis mengenai akses pembiayaan,pasar maupun pemasaran serta tata kelola manajemen usaha serta akses informasi agar para pelaku usaha umkm tersebut dapat menjalankan usahanya dengan lebih nyaman dan maju. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus