Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    SP2D Online Kota Mataram Layak Ditiru

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_16766.jpg

    BANDUNG- Komisi III DPRD Jawa Barat telah melakukan kunjungan kerja ke Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), belum lama ini.

    “Kota Mataram itu termasuk kota kecil, hanya berpenduduk 400.000 jiwa, tetapi ternyata di Kota Mataram ada satu sistem yang memang layak ditiru oleh Jawa Barat. Banyak provinsi, termasuk Provinsi DKI Jakarta yang belajar ke sana, yaitu belajar tentang SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) secara Online,” kata Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Hj. Gina Fadlia Swara, SE di ruang Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (4/4) kepada jabarprov.go.id.

    Penerapan SP2D Online tersebut, jelas Gina, merupakan upaya Pemerintah Kota Mataram untuk meningkatkan pelayanan yang akuntabel dan tranparan dalam bidang keuangan dan pengelolaan kas daerah dengan menggunakan aplikasi CMS atau Cash Manajemen System, bekerjasama dengan Bank NTB.

    “Dengan SP2D Online itu, proyek-proyek yang sudah ditender, yang sudah dilelang dan sudah ada pemenangnya dan sudah keluar SPKnya, pengusahanya atau pihak ketiganya tidak lagi antri di bank, tidak lagi antri di dinas, tidak lagi antri di biro keuangan untuk mengurus pencairan dana, karena langsung ditransfer. Sistem ini bagus karena menghadirkan keterbukaan, efektivitas dan efesiensi, kemudian juga menjaga kebocoran,” katanya.

    Anggota Komisi III DPRD Jabar dari Fraksi Gerindra itu menjelaskan, jika ada suatu yang salah dari kesepakatan, misalnya harga lelang yang telah disepekati sekian rupiah, tetapi ada yang mengubah nilai rupiahnya, maka sistem tersebut secara otomatis tidak jalan atau sistem tersebut langsung menolak.

    “Nah, sistem ini barangkali bagus kalau diterapkan di Jawa Barat. Kalau kita sudah menggunakan sistem ini, tidak akan terjadi lagi penumpukkan administrasi pencaiaran keuangan di akhir Desember. Pokoknya selesai lelang sudah langsung masuk sistem. Jadi, nyicil, kalau sekarang kan numpuk di Desember. Bahkan karena di kita masih manual, pengerjaannya bisa sampai jam tiga subuh,” kata wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jabar 8 yang meliputi Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta itu. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus